Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan peringatan keras bagi orang tua yang berencana membawa anak dalam perjalanan mudik 2026. Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menekankan bahwa kewaspadaan ekstra diperlukan mengingat Indonesia masih menduduki peringkat kedua dunia untuk kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
"Karena situasi KLB campak di Indonesia yang masih juara dua di dunia ini, perlu mendapat perhatian khusus dari kita semua," tegas Piprim dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (19/3/2026).
IDAI mendesak orang tua untuk memastikan imunisasi dasar anak, terutama vaksin Measles-Rubella (MR) atau Measles, Mumps, Rubella (MMR), sudah lengkap sebelum berangkat. Selain ancaman campak, risiko penularan penyakit batuk dan pilek di keramaian transportasi umum menjadi ancaman nyata bagi kesehatan anak.
Piprim meminta orang tua mengajarkan anak untuk menjaga jarak dari individu yang menunjukkan gejala batuk atau pilek. Penggunaan masker di ruang publik dan transportasi umum tetap disarankan sebagai pelapis perlindungan.
"Ajarkan anak etika batuk dan bersin dengan menutup mulut menggunakan tisu atau siku. Hindari juga berbagi barang pribadi seperti alat makan, handuk, atau botol minum," tambahnya.
Daftar "Obat Wajib" di Kotak P3K Mudik:
IDAI menyarankan agar pemudik menghindari lokasi wisata yang terlalu padat dan terpapar cuaca ekstrem. Alih-alih tempat ramai, orang tua didorong memilih destinasi edukatif yang lebih terkontrol seperti museum, pusat sains, atau perpustakaan anak.
Selain kesehatan fisik, kenyamanan psikologis anak selama perjalanan juga perlu diperhatikan. Orang tua disarankan menyiapkan daftar putar musik, buku cerita, atau audio dongeng agar anak tidak jenuh selama di perjalanan.
"Pantau selalu perkembangan cuaca dan hindari wilayah rawan bencana seperti banjir atau longsor demi keamanan buah hati," tutup Piprim. (Z-10)
Kasus campak di Indonesia melonjak di awal 2026 dengan 572 kasus terkonfirmasi. Waspadai risiko radang otak dan pneumonia pada anak yang belum divaksin.
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
Pemerintah Kota Cilegon menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di empat kecamatan setelah 31 kasus positif ditemukan dalam sepekan terakhir.
Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat sistem pemantauan dini penyakit menular dengan mengoptimalkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
PENYAKIT campak kembali menjadi perhatian serius di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 11.094 kasus konfirmasi dengan 69 kematian.
Kasus campak di Indonesia melonjak di awal 2026 dengan 572 kasus terkonfirmasi. Waspadai risiko radang otak dan pneumonia pada anak yang belum divaksin.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Berbagai penyakit menular yang perlu diwaspadai selain campak. Di antaranya batuk rejan, herpes, difteri, varicella atau cacar air, serta parotitis atau yang lebih dikenal dengan gondongan.
UPTD Puskesmas Semboro bersama TNI, Polri, dan Kades gencarkan imunisasi ORI Campak di 4 desa untuk tekan risiko KLB di Jember tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved