Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Darurat KLB Campak Jember: Sinergi Lintas Sektor di Semboro Targetkan 95% Sasaran

Media Indonesia
17/3/2026 21:30
Darurat KLB Campak Jember: Sinergi Lintas Sektor di Semboro Targetkan 95% Sasaran
Ilustrasi(Freepik.com)

UPTD Puskesmas Semboro kembali menggencarkan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak pada Selasa (17/3/2026). Langkah agresif ini merupakan respons masif menanggapi Surat Edaran Dirjen P2P Kemenkes RI guna menekan angka Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak yang tercatat telah muncul di Kabupaten Jember pada awal tahun 2026.

Fokus pelaksanaan hari ini menyasar empat desa utama di wilayah Kecamatan Semboro, yakni Desa Semboro, Sidomekar, Rejoagung, dan Sidomulyo. Pantauan di lokasi menunjukkan kehadiran para Kepala Desa setempat bersama personel TNI dari Koramil dan Polri dari Polsek Semboro yang aktif mendampingi petugas kesehatan.

Sinergi Lintas Sektor

Kehadiran unsur pimpinan wilayah ini menjadi kunci dalam memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat terhadap keamanan vaksin MR (Measles Rubella). Kepala UPTD Puskesmas Semboro menyatakan bahwa dukungan dari jajaran muspika sangat membantu dalam memobilisasi sasaran, terutama bagi warga yang masih memiliki keraguan.

"Sinergi hari ini sangat luar biasa. Dukungan dari Bapak Kades, Ibu PKK, serta jajaran TNI-Polri membuktikan bahwa urusan kesehatan anak adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Kepala UPTD Puskesmas Semboro saat meninjau lokasi di Desa Sidomekar.

Pentingnya Imunisasi ORI:
  • Mencegah komplikasi serius akibat virus campak.
  • Membangun kekebalan kelompok (herd immunity) di wilayah berisiko.
  • Memutus rantai penularan KLB yang muncul di awal tahun 2026.

Kejar Target 95 Persen

Langkah percepatan ini diambil menyusul data yang menunjukkan tren penurunan cakupan imunisasi rutin di Jawa Timur selama beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2025, capaian imunisasi di beberapa wilayah sempat menurun, yang menyebabkan terbentuknya kesenjangan kekebalan (immunity gap).

Pihak Puskesmas Semboro optimis dengan bantuan pengamanan dan sosialisasi dari TNI-Polri, target 95 persen sasaran dapat tercapai dalam periode Maret hingga April ini. Selain di balai desa, petugas juga menyiapkan skema jemput bola (door to door) untuk memastikan tidak ada balita yang terlewatkan dari perlindungan vaksin.

Masyarakat diimbau untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan anak dengan gejala demam tinggi disertai ruam kemerahan, guna mendapatkan penanganan cepat sebelum terjadi penularan yang lebih luas. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya