Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Jawa Barat, mewaspadai momen arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah bisa memicu potensi penyebaran campak. Pasalnya, momen mudik memicu tingginya mobilitas serta kerumunan massa.
"Sekarang kan momennya arus mudik. Kondisi ini bisa memicu penyebaran campak karena ada potensi peningkatan mobilitas massa dan kerumunan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Denna Yuliavina, Senin (16/3).
Dinkes mengimbau masyarakat selalu waspada dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menggunakan masker apabila berada di tengah kerumunan. Kalau memungkinkan bisa melakukan jaga jarak agar terhindari dari penularan. "Memakai masker merupakan salah satu upaya pencegahan, selain jaga jarak, makan makanan bergizi, dan menerapkan PHBS,"
Di Kota Sukabumi, kurun tiga bulan terakhir ditemukan sebanyak 23 kasus campak. Awalnya, terdeteksi sebanyak 32 kasus selama Januari hingga pertengahan Maret. "Dari deteksi awal, semula ada 32 suspek. Tapi dari hasil uji laboratorium hanya 23 kasus yang terkonfirmasi positif campak selama Januari hingga pertengahan Maret tahun ini," ungkapnya.
Denna menyebutkan, pejangkitan kasus campak tahun ini relatif melandai dibanding tahun lalu. Namun, dari semua temuan kasus, tak terjadi fatalitas atau kematian. "Walau ada peningkatan kasus pada tahun lalu, tetapi tahun ini cukup melandai. Belum ada kasus kematian akibat campak di Kota Sukabumi,” jelasnya.
Denna menegaskan, sebetulnya pada 2025 cakupan imunisasi dasar lengkap di Kota Sukabumi telah melebihi standar nasional dengan capaian sebesar 98,9%. Para orangtua yang memiliki balita diharapkan memberikan imunisasi dasar lengkap. "Ada sekitar 1,1% balita atau anak yang belum divaksin," pungkasnya.
BELUM TETAPKAN KLB
Meskipun ditemukan kasus campak, Kota Sukabumi belum menetapkan kejadian luar biasa (KLB). Upaya pencegahan pun dilakukan secara masif agar penyakit itu tak menyebar luas. "Kami menilai belum perlu menetapkan KLB pada temuan kasus campak. Tapi perlu upaya pencegahan secara intensif untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih luas," tegas Kepala Dinkes Kota Sukabumi Ida Halimah.
Berdasarkan data, Indonesia merupakan negara yang berada pada peringkat kedua tertinggi kasus campak etelah Yaman. Di Jawa Barat, ada 9 daerah yang telah menetapkan KLB. (H-1)
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Sebagai salah satu pilar penting dalam akuisisi pengetahuan, kegiatan membaca perlu dipromosikan kepada segenap masyarakat dalam pelbagai kesempatan.
KETIKA jalan-jalan sepanjang koridor yang menghubungkan kota-desa makin ramai, bahkan macet, sementara kota-kota besar mulai ditinggal penduduknya, maka itulah momen mudik Lebaran.
BANDARA Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat melayani hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama 10 hari berjalannya Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved