Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Mudik Idul Fitri 1447 H: Transaksi SPKLU PLN Pecah Rekor, Naik 4 Kali Lipat

Insi Nantika Jelita
29/3/2026 09:52
Mudik Idul Fitri 1447 H: Transaksi SPKLU PLN Pecah Rekor, Naik 4 Kali Lipat
SPKLU PLN(MI/Dok PLN)

TREN penggunaan kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan. PT PLN (Persero) mencatat rekor transaksi harian tertinggi penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada Senin (23/3), atau H+2 Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh. 

Angka ini melonjak tajam hingga 4,15 kali lipat dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya yang hanya mencatat 4.360 transaksi dan 103.010 kWh.

Dampak Masif Pembangunan Infrastruktur

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menilai capaian ini merupakan bukti nyata perkembangan ekosistem kendaraan listrik yang didukung oleh percepatan pembangunan infrastruktur.

"Dibandingkan dengan tahun kemarin, memang belum semasif sekarang. Tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLU-nya enggak kita bangun," ujar Bahlil saat meninjau SPKLU Rest Area KM 519B, Sragen, Kamis (26/3).

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa tingginya angka transaksi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap keandalan infrastruktur EV, bahkan untuk perjalanan jarak jauh.

"Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan strategi pengembangan SPKLU mampu mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh," ungkap Darmawan.

Sebaran SPKLU dan Layanan Digital

Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah menyiagakan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik di seluruh Indonesia. Berikut adalah rincian kesiapan infrastruktur PLN selama periode mudik:

  • Jalur Mudik Utama: Tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 titik sepanjang Trans Sumatra, Jawa, dan Bali (naik 70% dari tahun lalu).
  • Aksesibilitas: Rata-rata jarak antar SPKLU kini mencapai sekitar 22 kilometer.
  • Layanan Darurat: PLN menyiagakan 15 unit *SPKLU Mobile* di titik strategis exit tol untuk pengisian daya darurat.
  • Modernisasi: Peningkatan fasilitas dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging di lokasi dengan okupansi tinggi.

Selain infrastruktur fisik, PLN juga mengandalkan fitur digital melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur seperti Trip Planner membantu pemudik memetakan lokasi SPKLU sepanjang rute, sementara fitur AntreEV memungkinkan pengguna memantau antrean secara real-time.

Untuk mempercepat proses transaksi di jalur Trans Jawa, PLN kini juga mengimplementasikan sistem EV-TAP yang berbasis pembayaran kartu elektronik. 

"Sehingga proses pengisian daya menjadi lebih cepat dan praktis," pungkas Darmawan. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya