Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
IDUL Fitri merupakan momentum untuk kembali kepada nilai-nilai kebaikan, mempererat silaturahmi, dan menguatkan keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan berdaya karena dari keluarga lahir generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Lebaran adalah momentum menyatukan 8 fungsi keluarga (fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan). Karena itu, dalam mudik ini harus membuat keluarga bahagia," kata Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Mendukbangga/Kepala BKKBN) Wihaji dalam keterangannya, Minggu (22/3).
Di samping bertujuan membuat keluarga bahagia, Kemendukbangga/BKKBN pun berupaya untuk menguatkan keluarga di Idulfitri 1447 Hijriah dengan menggelar 69 posko mudik yang tersebar di 31 provinsi di seluruh Indonesia.
Dalam posko tersebut, keluarga yang sedang melaksanakan mudik menuju dan dari kampung halaman dapat memperoleh pelayanan, seperti konseling keluarga, pemeriksaan kesehatan gratis, konseling kesehatan reproduksi, pelayanan KB atau pelayanan kontrasepsi, serta mendapatkan informasi terkait program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (program Bangga Kencana).
“Jadi posko ini bagian dari layanan Kemendukbangga/BKKBN di berbagai titik, seperti di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi," ujar dia.
Wihaji menerangkan tentang Posko Mudik Bangga Kencana tahun 2026 yang mengusung tema Membangun Keluarga, Membangun Bangsa pada kesempatan terpisah jelang hari raya di Kantor Kemendukbangga/BKKBN.
Pada arus balik mudik Lebaran tahun 2026, Posko Mudik Bangga Kencana masih akan beroperasi di 25 - 27 Maret 2026 dengan komitmen menguatkan keluarga melalui pelayanan program Bangga Kencana. (Iam)
MENTERI Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji angkat bicara terkait kasus bunuh diri YBS, 10, siswa kelas IV SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1).
KEMENTERIAN Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan program prioritas sepanjang tahun 2025.
PELAYANAN keluarga berencana (KB) berkualitas dapat ditingkatkan dan dijangkau hingga pelosok melalui beragam inovasi.
Mendukbangga Wihaji mengeluarkan surat edaran (SE) memperkuat peran ayah mengambil rapor di sekolah. Sebab, menurutnya sekita 25% anak di Indonesia tumbuh tanpa ayah atau fatherless
SOSOK ayah kini sering terasa ada tapi tiada. Data fatherless dari Pendataan Keluarga 2025 menunjukkan bahwa 25,8% anak Indonesia mengalami kondisi fatherless.
MENTERI Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji angkat bicara terkait kasus bunuh diri YBS, 10, siswa kelas IV SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1).
Mendukbangga Wihaji mengeluarkan surat edaran (SE) memperkuat peran ayah mengambil rapor di sekolah. Sebab, menurutnya sekita 25% anak di Indonesia tumbuh tanpa ayah atau fatherless
Isu kependudukan tidak hanya menjadi isu negara berkembang, namun juga menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh negara maju.
KEMENTERIAN Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri sebelumnya dijadwalkan menyaksikan proses distribusi Makan Bergizi Geratis (MBG) di Posyandu Lamahora Barat II, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved