Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji angkat bicara terkait kasus bunuh diri YBS, 10, siswa kelas IV SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1).
''Maaf, saya sedih dan prihatin yang mendalam dan tidak tega. Saya ikut prihatin atas peristiwa tersebut semoga tidak terulang kepada siapapun dengan masalah apapun,'' ujarnya.
Menurutnya, setiap peristiwa pasti ada penyebabnya. Untuk itu, penyebabnya mesti dicek secara komprehensif.
Agar kejadian ini tidak terulang di keluarga manapun, Menteri Wihaji mengingatkan pentingnya ketahanan keluarga.
"Tentu setiap keluarga punya problem masing-masing, tapi kita semua mesti belajar tentang pentingnya 8 fungsi keluarga, terutama fungsi agama. Fungsi agama tersebut menjadi penting karena sebagai salah satu fondasi dalam mengarungi kehidupan. Di luar fungsi yang lain, baik fungsi lingkungan dan lain lain,'' jelasnya.
Jika dalam keluarga ada masalah, tambahnya, seharusnya bisa dibicarakan dalam keluarga.
''Memang hal ini tidak mudah, tetapi sudah menjadi kebutuhan tentang pentingnya kesehatan mental. Semoga ini jangan terulang lagi dan semua bisa belajar tentang hal tersebut,'' ujarnya. (E-4)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Mendukbangga Wihaji mengeluarkan surat edaran (SE) memperkuat peran ayah mengambil rapor di sekolah. Sebab, menurutnya sekita 25% anak di Indonesia tumbuh tanpa ayah atau fatherless
Isu kependudukan tidak hanya menjadi isu negara berkembang, namun juga menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh negara maju.
KEMENTERIAN Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri sebelumnya dijadwalkan menyaksikan proses distribusi Makan Bergizi Geratis (MBG) di Posyandu Lamahora Barat II, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Penyerahan bantuan dilakukan bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved