Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”. Inisiatif ini menghadirkan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT), wilayah yang menghadapi tantangan kekeringan ekstrem.
Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), kelangkaan air di Indonesia diperkirakan meningkat dari 6% pada 2020 menjadi 9,6% pada 2030. Provinsi NTT tercatat sebagai provinsi terkering dengan enam kabupaten mengalami darurat kekeringan pada 2023.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), ABB mendukung program “Water for All” sebagai wujud nyata kontribusi sektor swasta dalam menjawab tantangan akses air bersih di Indonesia. Dukungan ini mencerminkan nilai-nilai keberlanjutan yang diusung ABB, serta semangat kolaboratif untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Akses terhadap air bersih bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang kualitas hidup, kesehatan, dan masa depan anak-anak kita,” ujar Vice President & Head of Motion, ABB di Indonesia, Chen-Kang Tan, dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis (5/3).
Program ini juga mendukung misi HHI dalam membangun ruang belajar yang layak dan meningkatkan literasi di daerah terpencil.
“Air bersih adalah fondasi kehidupan yang sehat dan pendidikan berkualitas. Kemitraan dengan ABB memungkinkan kami menjangkau lebih banyak anak-anak di NTT,” ucap CEO HHI Sylvia Beiwinkler.
Selain mendukung penyediaan air bersih, HHI juga aktif membangun ruang belajar yang layak,termasuk fasilitas perpustakaan untuk meningkatkan literasi siswa di daerah terpencil. Kolaborasi dengan ABB menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan berkelanjutan, yang menghubungkan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Kemitraan ini mencerminkan komitmen ABB untuk menghadirkan dampak nyata bagi komunitas. Akses air bersih di sekolah-sekolah NTT membantu anak-anak belajar dan berkembang dengan lebih sehat dan bermartabat,” ujar Country Communications Lead, Marketing Communications, ABB di Indonesia, Katherina Rumambi.
Melalui inisiatif ini, ABB mempertegas peran penting sektor swasta dalam mendukung pencapaian SDGs di Indonesia, khususnya pada Tujuan 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak serta Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas. ABB berharap, program ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk turut berperan aktif dalam menyediakan akses air bersih bagi semua. (E-4)
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
Dalam perkara ini, penyidik Polres Belu menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved