Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Tips Aman Konsumsi Masakan Santan Sisa Lebaran ala Dietisien

Basuki Eka Purnama
26/3/2026 05:51
Tips Aman Konsumsi Masakan Santan Sisa Lebaran ala Dietisien
Ilustrasi(Freepik)

SAJIAN khas Lebaran seperti opor ayam dan rendang memang menggugah selera, namun mengonsumsi sisanya di hari-hari berikutnya memerlukan perhatian khusus. 

Dietisien dari RS Dr. Hasan Sadikin Bandung, Yesi Herawati S.Gz M.Kes, membagikan panduan agar sisa hidangan bersantan tetap aman bagi kesehatan.

Menurut Yesi, masakan bersantan masih layak dikonsumsi hingga hari ketiga Lebaran, asalkan teknik penyimpanan dan pemanasannya dilakukan dengan benar.

Teknik Pemanasan yang Tepat

Kunci utama dalam memanaskan makanan adalah memastikan suhu panas mencapai bagian terdalam, bukan hanya di permukaan. 

Berikut adalah panduan durasi dan suhu yang disarankan:

  • Minimal 70°C selama 2 menit.
  • 75°C selama 30 detik.
  • 80°C selama 6 detik.

Untuk masakan berkuah, sebaiknya direbus kembali hingga mendidih. Sementara untuk masakan tanpa kuah, Anda bisa menggunakan metode tumis, kukus, atau memanfaatkan perangkat seperti oven, microwave, maupun air fryer.

Risiko Pemanasan Berulang

Meski bisa dipanaskan, Yesi memperingatkan agar tidak melakukannya berkali-kali. Pemanasan berulang tidak hanya merusak tekstur, rasa, dan gizi, tetapi juga memicu risiko kesehatan serius.

"Makanan bersantan bila dihangatkan berkali-kali akan menghasilkan radikal bebas dan lemak trans yang berbahaya terhadap kesehatan," jelas Yesi.

Selain itu, suhu yang tidak tepat saat pemanasan dapat memicu keracunan makanan. Bakteri diketahui berkembang sangat cepat pada rentang suhu 4 hingga 60 derajat Celsius.

Peringatan Khusus Sayuran Hijau

Yesi memberikan catatan khusus bagi masakan yang mengandung sayuran hijau. Jenis makanan ini sangat tidak disarankan untuk dipanaskan berulang kali.

"Sayuran hijau mengandung nitrat, yang bila dipanaskan berulang akan menghasilkan zat karsinogenik, pemicu kanker," tambahnya.

Manajemen Penyimpanan

Agar sisa makanan tetap berkualitas, Yesi menyarankan untuk membagi makanan ke dalam **porsi kecil** dan menyimpannya di wadah tertutup rapat. Hal ini bertujuan agar makanan tidak cepat basi dan memudahkan saat ingin dipanaskan kembali sesuai kebutuhan porsi.

Durasi penyimpanan yang disarankan:

  • Chiller: 3–4 hari.
  • Freezer: 3–4 bulan (meski tekstur dan rasa mungkin akan sedikit berubah karena kehilangan kelembapan). (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya