Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT Hari Raya Idul Fitri, masyarakat berbondong-bondong menyiapkan perayaan tersebut. Biasanya, masyarakat dihadapkan dengan berbagai aktivitas, seperti silaturahmi hingga mudik.
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Sstaf pengajar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Anshari Saifuddin Hasibuan, Sp.PD., K-AI, membagikan tips untuk penderita autoimun agar tetap sehat saat perayaan Lebaran.
Penyakit autoimun merupakan suatu kondisi saat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat dalam tubuh. Beberapa penyakit autoimun yang sering dijumpai di masyarakat, seperti lupus, rheumatoid arthritis, psoriasis, serta penyakit tiroid autoimun.
Anshari menjelaskan bahwa penyakit autoimun memang belum dapat disembuhkan sepenuhnya sehingga menjaga kondisi tubuh dengan baik menjadi kunci agar penderita tetap menjalani aktivitas secara baik, termasuk menikmati momen Lebaran bersama keluarga.
Namun, Anshari mengingatkan bahwa pola hidup selama Lebaran berpotensi memicu kekambuhan.
Menurutnya, perubahan pola makan dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak, gula, garam serta kurangnya waktu istirahat dapat menjadi faktor kekambuhan.
Selain itu, faktor meningkatnya stres akibat aktivitas sosial dan kelalaian dalam mengonsumsi obat juga berperan dalam menyebabkan kekambuhan bagi penderita autoimun.
Untuk menghadapi situasi Lebaran yang berpotensi dalam menyebabkan kekambuhan, Anshari menekankan pentingnya pengelolaan penyakit secara menyeluruh, mulai dari terapi obat dan pengaturan gaya hidup.
Dari sisi pengobatan, penderita harus disiplin mengikuti anjuran dokter. Umumnya, dokter akan memberikan obat antiinflamasi untuk mengurangi nyeri, kortikosteroid untuk menekan peradangan, imunosupresan, hingga terapi biologis pada kasus tertentu.
Penderita autoimun diimbau untuk memastikan ketersediaan obat selama periode libur Lebaran dan tidak mengubah dosis tanpa konsultasi medis.
Anshari menambahkan agar para penderita autoimun menggunakan pengingat agar jadwal minum obat tidak terlewat di tengah kesibukan Lebaran.
Di sisi lain, pengaturan gaya hidup juga menjadi kunci dalam menjaga kestabilan kondisi autoimun. Para penderita dianjurkan untuk menjaga pola makan seimbang dan memperbanyak konsumsi sayur serta buah. Asupan cairan yang cukup turut mendukung fungsi tubuh secara optimal.
Teknik relaksasi sederhana, seperti latihan pernapasan, meditasi, atau aktivitas spiritual menjadi cara untuk mengelola stres agar kekambuhan tidak terjadi. Dukungan keluarga juga diperlukan agar penderita tidak merasa terbebani untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Anshari juga menyarankan untuk mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker saat diperlukan, dan membatasi aktivitas saat kondisi tubuh menurun.
“Dengan pengelolaan yang baik, pasien autoimun dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman dan aman. Kuncinya adalah mengenali batas tubuh dan tidak memaksakan diri,” pungkas dr. Anshari. (Dok FKUI/Z-1)
Sejumlah warga tetap berolahraga meski HBKB ditiadakan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (22/3), ayah Vidi, Harry Kiss, membagikan potret dirinya bersama sang istri di depan rumah.
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
Meski suhu udara mencapai 5 derajat Celsius, pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri di Wisma Duta, Warsawa berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Penyakit autoimun adalah kondisi saat sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi, justru keliru menyerang sel dan jaringan sehat dalam tubuh.
DATA Kementerian Kesehatan mencatat estimasi lebih dari 2,5 juta penduduk Indonesia hidup dengan kondisi autoimun.
Penyakit autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri.
Kortikosteroid, yang termasuk dalam kategori obat steroid, merupakan pengobatan penting untuk berbagai penyakit inflamasi dan autoimun.
Risiko arhtitis teumatoid meningkat seiring bertambahnya usia, dan pada perempuan berusia di atas 55 tahun prevalensinya bisa mencapai 5%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved