Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ARHTITIS reumatoid (AR) adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan kronis pada sendi dan dapat memengaruhi berbagai organ tubuh. Penyakit ini ditemukan di seluruh dunia dengan prevalensi sekitar 1%–2%.
Dikutip dari Johns Hopkins Arthritis Center menyatakan, risiko meningkat seiring bertambahnya usia, dan pada perempuan berusia di atas 55 tahun prevalensinya bisa mencapai 5%.
Di Amerika Serikat (AS), rata-rata terdapat sekitar 70 kasus baru per 100.000 penduduk setiap tahunnya.
Perempuan dua hingga tiga kali lebih sering mengalami penyakit ini dibanding laki-laki. Meskipun dapat muncul pada semua kelompok umur, gejala umumnya mulai tampak pada usia 30 hingga 60 tahun.
Sebagian besar kasus ahrtritis reumatoid berkembang secara perlahan. Gejala biasanya muncul bertahap dalam hitungan minggu atau bulan.
Pasien kerap mengeluhkan kekakuan pada satu atau beberapa sendi, disertai rasa nyeri ketika digerakkan dan nyeri tekan. Seiring waktu, peradangan akan meluas dan menjadi poliartikular, yaitu melibatkan lima sendi atau lebih.
Pada sebagian kecil kasus, penyakit ini dapat muncul secara tiba-tiba dengan peradangan di banyak sendi hanya dalam waktu 24 hingga 48 jam.
Ada juga pola yang disebut palindromic presentation, yaitu pembengkakan sementara pada satu atau dua sendi yang kemudian menghilang sepenuhnya, namun kambuh kembali di sendi lain, dengan frekuensi yang makin sering seiring berjalannya waktu.
Sendi yang paling sering terdampak meliputi sendi interfalang proksimal (PIP) dan metakarpofalangeal (MCP) di tangan, pergelangan tangan, serta sendi-sendi kecil pada kaki seperti metatarsofalangeal (MTP). Bahu, siku, lutut, dan pergelangan kaki juga sering terlibat.
Terkadang, sendi yang meradang akan terasa hangat saat disentuh. Peradangan, deformitas struktural, atau keduanya dapat membatasi rentang gerak sendi. Seiring waktu, beberapa pasien RA mengalami deformitas pada tangan atau kaki.
RA tidak menyerang sendi distal jari (DIP) dan tulang belakang, kecuali tulang belakang leher (terutama sendi atlanto-aksial pada C1-C2) yang mungkin terlibat terutama jika penyakitnya sudah berlangsung lama. (Z-1)
Penyakit autoimun adalah kondisi saat sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi, justru keliru menyerang sel dan jaringan sehat dalam tubuh.
DATA Kementerian Kesehatan mencatat estimasi lebih dari 2,5 juta penduduk Indonesia hidup dengan kondisi autoimun.
Penyakit autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri.
Kortikosteroid, yang termasuk dalam kategori obat steroid, merupakan pengobatan penting untuk berbagai penyakit inflamasi dan autoimun.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan penyakit autoimun menjadi hal yang krusial, mengingat kasusnya terus bertambah di Indonesia.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved