Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Bukan Penyakit Lansia! Mengapa Gen Z Usia 20-an Kini Jadi Incaran Utama Diabetes?

Basuki Eka Purnama
20/2/2026 10:47
Bukan Penyakit Lansia! Mengapa Gen Z Usia 20-an Kini Jadi Incaran Utama Diabetes?
Ilustrasi(Freepik)

ANGGAPAN bahwa diabetes hanya menyerang mereka yang berusia di atas 50 tahun kini resmi menjadi mitos. Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z). Penyakit yang dulu disebut "penyakit gula orang tua" ini kini mengintai anak muda di puncak masa produktif mereka.

Mengapa Gen Z Jadi Sasaran Empuk?

Ada beberapa faktor kunci yang membuat metabolisme anak muda masa kini lebih rentan mengalami gangguan fungsi insulin:

  • Gempuran Minuman Manis Viral (FOMO Kuliner): Tren minuman kekinian seperti es kopi susu gula aren, boba, dan berbagai minuman ultra-processed mengandung kadar gula yang jauh melampaui batas harian. Konsumsi rutin memicu lonjakan glukosa yang memaksa pankreas bekerja ekstra keras, berujung pada resistensi insulin.
  • Gaya Hidup Sedenter (Mageran): Banyaknya aktivitas yang dilakukan di depan layar membuat Gen Z kurang bergerak secara fisik. Tanpa aktivitas fisik, otot tidak dapat membakar glukosa secara efisien, sehingga gula menumpuk dalam darah.
  • Pola Tidur Berantakan & Stres Tinggi: Kebiasaan begadang mengganggu ritme sirkadian. Gangguan tidur kronis meningkatkan hormon kortisol yang secara langsung menghambat efektivitas insulin dalam mengatur gula darah.

Gejala Diabetes Usia 20-an yang Sering Diabaikan

Seringkali, gejala pada anak muda muncul secara samar. Waspadai tanda-tanda berikut:

  • Sering Buang Air Kecil (Poliuria): Terutama jika sering terbangun di malam hari.
  • Haus yang Tak Kunjung Hilang (Polidipsia): Meskipun sudah minum banyak air.
  • Luka Sulit Sembuh: Luka kecil atau jerawat yang butuh waktu lama untuk kering.
  • Pandangan Kabur: Kadar gula tinggi dapat menyebabkan lensa mata membengkak.
  • Kelelahan Ekstrem: Merasa lemas meskipun sudah makan dan cukup istirahat.

People Also Ask (FAQ)

1. Apakah diabetes pada anak muda bisa sembuh?

Secara medis, diabetes tipe 2 tidak bisa "sembuh" total, namun bisa dikendalikan hingga mencapai kondisi remisi melalui perubahan gaya hidup ekstrem (pola makan dan olahraga).

2. Apa bedanya diabetes tipe 1 dan tipe 2 pada Gen Z?

Tipe 1 bersifat autoimun (pankreas rusak), sedangkan tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang memicu resistensi insulin.

3. Berapa kadar gula darah normal untuk usia 20-an?

Kadar gula darah puasa normal di bawah 100 mg/dL. Angka 100-125 mg/dL menandakan kondisi prediabetes.

Aktivitas Target Pencegahan
Konsumsi Gula Maksimal 4 sendok makan/hari
Olahraga 150 menit per minggu
Cek Medis Rutin cek gula darah setiap 6-12 bulan

Mencegah diabetes di usia 20-an adalah investasi terbaik untuk masa depan. Mulailah dengan mengurangi asupan gula tambahan hari ini sebelum tubuh memberikan sinyal bahaya yang lebih serius.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya