Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN gangguan pencernaan kronis kian marak menghantui generasi muda Indonesia. Salah satu yang paling sering dikeluhkan adalah Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Rino Alvani Gani, Sp.PD K-GEH, menekankan bahwa kunci utama untuk mengurangi tingkat keparahan penyakit ini adalah dengan disiplin menjalankan pola hidup sehat.
GERD merupakan kondisi gangguan pencernaan kronis yang terjadi saat asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus) secara berulang.
Menurut Prof Rino, fenomena meningkatnya penderita GERD di kalangan anak muda saat ini sangat berkaitan erat dengan pengabaian pola hidup sehat dalam keseharian mereka.
“Cara menguranginya adalah healthy-life style, tidak merokok, berolahraga, makan teratur, tidak gemuk, kelola stres dengan baik,” ujar Prof. Rino, dikutip Rabu (28/1).
Ia menyoroti bahwa banyak anak muda saat ini terjebak dalam kebiasaan buruk yang memicu gangguan pencernaan. Kurangnya aktivitas fisik yang menyebabkan obesitas, kebiasaan merokok, hingga pola makan yang tidak teratur menjadi faktor risiko utama.
Konsumsi makanan yang tidak sehat secara terus-menerus tanpa diimbangi olahraga membuat fungsi sistem pencernaan menurun.
Padahal, komitmen pada gaya hidup sehat dapat mencegah risiko peradangan pada saluran cerna bagian atas.
Jika dibiarkan tanpa penanganan, GERD dapat merusak dinding kerongkongan dan memicu rasa nyeri yang hebat pada area dada.
Lebih lanjut, Prof. Rino memperingatkan bahwa GERD yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan lain yang sering kali tidak disadari sebagai dampak dari asam lambung.
“GERD bisa menimbulkan rasa sakit atau panas di dada, dapat menimbulkan peradangan saluran cerna atas, dapat menyebabkan sulit menelan karena seperti ada gumpalan di tenggorokan, dapat memicu asma atau batuk-batuk lama, dapat timbul rasa pusing,” jelasnya.
Meski gejalanya terkadang terasa sangat menakutkan—seperti jantung berdebar akibat stres berlebihan—ia menegaskan bahwa GERD bukan merupakan penyebab utama kematian langsung atau kematian mendadak.
Meski begitu, risiko jangka panjangnya tidak bisa disepelekan. Komplikasi serius seperti kanker esofagus hingga pneumonia aspirasi, kondisi saat asam lambung masuk ke paru-paru, tetap mengintai penderita GERD yang abai terhadap pengobatan dan pola hidup.
Karenanya, para anak muda diharapkan lebih mawas diri dalam menjaga berat badan dan mengelola stres, guna menghindari kerusakan permanen pada sistem pencernaan di masa depan. (Ant/Z-1)
Magnesium disebut bantu tidur lebih nyenyak, tapi benarkah efektif? Ini fakta ilmiah, jenis terbaik, risiko, dan cara aman mengonsumsinya.
Studi terbaru ungkap rahasia jantung sehat bukan pada diet ketat, tapi pada perubahan kecil harian. Simak tips sederhana untuk pangkas risiko jantung hingga 57%.
Studi terbaru ungkap tambahan 11 menit tidur, aktivitas fisik, dan konsumsi sayur bisa menurunkan risiko penyakit jantung hingga 10%.
Penyakit jantung tak hanya dipengaruhi genetik. Ahli Mayo Clinic menyebut gaya hidup punya peran lebih besar.
Penelitian terhadap 100 ribu orang menunjukkan pola diet sehat dapat menurunkan risiko kematian hingga 24% dan membantu memperpanjang usia hidup.
Kolesterol tinggi bisa terjadi meski sudah diet, terutama usia di atas 40 tahun. Kenali penyebabnya dan langkah efektif menjaga kesehatan jantung.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
POSISI Indonesia dalam World Terrorism Index (WTI) 2025 menunjukkan perbaikan dengan skor turun dari 18 menjadi 15 dan tetap berada dalam kategori low impact.
Gaya hidup anak muda dalam mengonsumsi komoditas harian seperti kopi, teh, cokelat, dan produk kelapa sawit memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memulai pagi di kawasan CPI Makassar, Selasa (25/11), dengan berolahraga bersama warga dan komunitas lari setempat
Dari rangkaian dialog dan forum terbuka yang ia pimpin, lahir tiga aspirasi utama dari anak muda daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved