Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENIKMATI kopi hitam sudah menjadi kebiasaan yang melekat bagi banyak orang, terutama para pecinta kopi. Namun, bagi mereka yang mengidap penyakit asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), kebiasaan ini sering menimbulkan kekhawatiran.
Kandungan kafein dalam kopi diketahui dapat memicu peningkatan produksi asam lambung dan menyebabkan sensasi tidak nyaman di dada. Meski begitu, bukan berarti penderita GERD sama sekali tidak boleh minum kopi. Dengan memilih jenis kopi yang tepat dan mengatur cara konsumsinya, kamu tetap bisa menikmati kopi tanpa khawatir asam lambung kambuh.
Terlalu banyak kafein dapat membuat otot yang menghubungkan lambung dan kerongkongan menjadi lebih rileks. Kondisi ini dapat menyebabkan celah terbuka dan memungkinkan asam lambung naik ke kerongkongan. Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya batasi jumlah kopi yang diminum setiap hari.
Kopi sachet biasanya mengandung tambahan gula, krimer, dan bahan lain yang bisa memicu gangguan lambung. Selain itu, kualitas biji kopi pada kopi instan umumnya tidak sebaik kopi murni. Karena itu, penderita asam lambung sebaiknya memilih kopi tanpa campuran dan tambahan agar lebih aman dikonsumsi.
Jika tetap ingin menikmati kopi, pilihlah kopi arabika. Jenis kopi ini memiliki rasa yang lebih lembut serta kadar kafein yang lebih rendah dibandingkan kopi robusta. Sebaliknya, kopi robusta cenderung lebih pahit dan memiliki kadar kafein yang lebih tinggi, sehingga berpotensi memperparah gejala asam lambung.
Waktu minum kopi juga berpengaruh terhadap kondisi lambung. Mengonsumsi kopi dalam keadaan perut kosong dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung. Oleh karena itu, sebaiknya pastikan perut sudah terisi makanan sebelum menikmati kopi.
Opsi lainnya, minum kopi dengan ditemani cemilan seperti biskuit, roti, donut, dll. Biskuit dapat membantu menetralkan kadar asam dalam kopi, sehingga lebih bersahabat untuk lambung dan mengurangi risiko asam lambung naik.
Penderita asam lambung tetap bisa menikmati kopi dengan aman asalkan memperhatikan jenis, jumlah, dan waktu konsumsinya. Pilih kopi dengan kadar kafein rendah seperti arabika, hindari kopi sachet, dan jangan meminumnya saat perut kosong. Dengan cara ini, kamu tetap dapat menikmati aroma dan rasa kopi tanpa khawatir gejala asam lambung kambuh. (Alodokter/Z-2)
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
GERD merupakan kondisi gangguan pencernaan kronis yang terjadi saat asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus) secara berulang.
Sering tertukar, kenali perbedaan vital antara GERD dan penyakit jantung. Panduan medis lengkap 2026 untuk identifikasi gejala, pemicu, dan penanganan darurat.
Reaksi kimia saat soda kue bertemu dengan asam lambung akan menghasilkan gas karbondioksida (CO2). Gas ini justru dapat meningkatkan tekanan di dalam lambung.
Asam lambung mampu melarutkan logam, namun mengapa perut kita tidak ikut hancur?
penggunaan minuman berkarbonasi untuk bezoar diduga dapat membantu memecah bahan berserat dalam fitobezoar lambung yang menyumbat
Penderita gangguan pencernaan, khususnya asam lambung, tetap bisa menikmati kopi harian asal memperhatikan jenis biji kopi, takaran, serta cara konsumsinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved