Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Campak Penyakit Menular Bisa Sebabkan Komplikasi, Imunisasi Kunci Pencegahan

Media Indonesia
04/3/2026 10:49
Campak Penyakit Menular Bisa Sebabkan Komplikasi, Imunisasi Kunci Pencegahan
Ilustrasi.(freepik)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat menular. Campak juga dapat menyebabkan komplikasi hingga kematian jika tidak dideteksi secara dini. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman di Jakarta, Rabu (4/3) mengatakan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata di daerah menjadi kunci pencegahan untuk memutus rantai penularan.

Menurut Aji, misinformasi mengenai vaksin campak membuat penolakan imunisasi terjadi. Ia menyebut misinformasi soal imunisasi banyak beredar di media sosial.

Cakupan imunisasi yang turun, sambung dia, sangat berdampak pada peningkatan kasus campak belakangan ini.

Kemenkes mencatat pada tahun 2025 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dilaporkan terjadi di 87 kabupaten/kota. Adapun tahun 2026 KLB campak di 24 kabupaten/kota. Terdapat 10 kabupaten/kota yang mengalami KLB campak selama dua tahun berturut-turut, yaitu Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Padang, Kabupaten Garut, Kabupaten Sleman, Kabupaten Jember, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Kota Makassar.

Oleh karena itu, Aji mengatakan Kemenkes menggalakkan edukasi dan melawan misinformasi agarcakupan imunisasi campak meningkat. 

Selain itu, Kemenkes melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) dan Imunisasi Kejar Serentak untuk mengejar cakupan imunisasi campak.

" Imunisasi untuk menanggulangi KLB melalui dua mekanisme utama yaitu ORI dan Imunisasi Kejar Serentak atau Catch Up Campaign," ucap dia.

Untuk melawan disinformasi mengenai imunisasi campak, Aji mengatakan Kemenkes berkoordinasi dengan organisasi keagamaan  dan Kementerian Dalam Negeri sehingga imunisasi campak mendapat dukungan.  
 
Aji meminta agar orangtua segera mengunjungi fasilitas kesehatan ketika anak mereka mengalami gejala campak. Kecepatan deteksi dini berpengaruh pada penularan.

Masyarakat, sambung dia, dapat bersama-sama melakukan pencegahan penyebaran penyakit campak yakni melaporkan dan memeriksakan anak yang mengalami gejala demam dan ruam. Anak-anak juga bisa mendapatkan imunisasi campak di posyandu atau fasilitas kesehatan terdekat. (Ant/H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya