Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) RI resmi memperkuat langkah penguatan surveilans dan mengintensifkan imunisasi campak tambahan di berbagai wilayah. Langkah ini diambil merespons notifikasi dari otoritas kesehatan Australia terkait temuan dua kasus campak pada Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia pada Februari 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kemenkes, dr. Andi Saguni, mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menerima notifikasi resmi melalui mekanisme International Health Regulation (IHR) dan segera melakukan mitigasi strategis terkait kasus campak.
“Sebagai langkah cepat, kami melakukan penguatan surveilans penyakit campak serta mengintensifkan imunisasi campak tambahan bagi anak usia sekolah, terutama di daerah dengan beban kasus tertinggi,” ujar Andi Saguni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Berdasarkan data yang diverifikasi oleh Public Health Emergency Operations Center (PHEOC) Kemenkes, terdapat dua kasus berbeda yang menjadi perhatian:
Kedua pasien dilaporkan sempat berkunjung ke wilayah Bandung, Jawa Barat, sebelum bertolak kembali ke Australia.
Kemenkes mencatat tren kasus campak masih memerlukan kewaspadaan tinggi. Berdasarkan data terbaru:
| Periode | Jumlah Kasus Terkonfirmasi |
|---|---|
| Tahun 2025 (Total) | 11.094 Kasus |
| Januari - Februari 2026 | 550 Kasus |
Meskipun angka kasus menunjukkan peningkatan dibandingkan awal tahun lalu, Andi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak secara nasional. Pemantauan terus dilakukan secara aktif melalui sistem surveilans di setiap pintu masuk negara dan fasilitas kesehatan.
Masyarakat diminta segera melengkapi status imunisasi campak (vaksin MMR) bagi anak-anak sesuai jadwal. Jika ditemukan gejala demam tinggi disertai ruam merah, segera lapor ke fasilitas kesehatan terdekat dan batasi kontak fisik untuk mencegah penularan.
Pemerintah juga menyiagakan rumah sakit di wilayah Jawa Barat untuk mengantisipasi potensi penularan lokal. Investigasi epidemiologi masih berlangsung guna memastikan tidak ada klaster baru yang muncul akibat kontak erat dengan kedua WNA tersebut. (H-3)
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
PENYAKIT campak kembali menjadi perhatian serius di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 11.094 kasus konfirmasi dengan 69 kematian.
Kasus campak di Indonesia melonjak di awal 2026 dengan 572 kasus terkonfirmasi. Waspadai risiko radang otak dan pneumonia pada anak yang belum divaksin.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Berbagai penyakit menular yang perlu diwaspadai selain campak. Di antaranya batuk rejan, herpes, difteri, varicella atau cacar air, serta parotitis atau yang lebih dikenal dengan gondongan.
UPTD Puskesmas Semboro bersama TNI, Polri, dan Kades gencarkan imunisasi ORI Campak di 4 desa untuk tekan risiko KLB di Jember tahun 2026.
DINAS Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat adanya ancaman serius penyebaran penyakit campak di Kota Makassar sepanjang tahun 2026. Sebanyak 187 kasus suspek dilaporkan.
Campak masih menjadi penyakit menular berbahaya bagi balita. Kenali gejala, risiko komplikasi, dan pentingnya vaksinasi untuk mencegah penularan sejak dini.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut melaporkan temuan 34 kasus positif penyakit campak pada anak berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di Labkesda Provinsi Jawa Barat.
DIRECTOR of Communicable Disease Control Directorate atau otoritas kesehatan Australia Barat di Perth mengeluarkan Kewaspadaan Campak (Measles Allert) untuk warganya pada 12 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved