Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan lonjakan signifikan kasus campak di awal tahun 2026. Hingga minggu ketujuh tahun ini, tercatat sebanyak 8.224 kasus suspek dengan 572 kasus terkonfirmasi laboratorium dan empat kematian. Kondisi ini menempatkan Indonesia di peringkat kedua dunia dengan jumlah kasus terbanyak, tepat di bawah Yaman.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 13 Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terkonfirmasi laboratorium di 17 kabupaten/kota. Penemuan kasus suspek pada periode Januari-Februari 2026 ini tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2024 dan 2025.
Adapun lima provinsi dengan laporan KLB terbanyak pada awal 2026 meliputi Sumatra Barat, Sumatra Selatan, DIY, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Lonjakan ini disebut berkaitan erat dengan ketimpangan cakupan imunisasi di tingkat daerah selama beberapa tahun terakhir.
Menanggapi situasi ini, pemerintah akan memulai program imunisasi campak-rubela (MR) tambahan atau crash program mulai pekan depan. Program ini diprioritaskan bagi anak-anak di tingkat PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK), terutama di wilayah dengan cakupan imunisasi rutin yang masih di bawah target 95%.
"Penguatan imunisasi kita lakukan secara rutin dan imunisasi kejar MR. Pemberian imunisasi tambahan di daerah KLB ini merupakan langkah mitigasi untuk memutus rantai penularan secara cepat," ujar dr. Andi Saguni dalam konferensi pers daring.
Kewaspadaan nasional juga meningkat setelah adanya notifikasi dari otoritas kesehatan Australia terkait dua kasus campak pada warga negara asing yang memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta pada Februari 2026. Salah satu kasus melibatkan anak berusia 6 tahun yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Pemerintah kini memperketat skrining di pintu masuk negara melalui pengisian deklarasi kesehatan dan pemeriksaan suhu tubuh bagi pelaku perjalanan internasional. Masyarakat diimbau untuk segera melengkapi status imunisasi anak dan waspada terhadap gejala demam tinggi yang disertai ruam kemerahan.
Lonjakan kasus Campak pada awal 2026 mendorong Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mempercepat program imunisasi di berbagai daerah untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Berdasarkan data Kemenkes hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat sebanyak 10.453 kasus suspek campak, dengan 8.372 kasus terkonfirmasi dan enam kasus kematian.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KLB campak merebak di sejumlah wilayah Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya imunisasi untuk mencegah penularancam
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
Kemenkes menyebut hingga pertengahan Maret 2026, tercatat 13.046 suspek dengan 10.301 kasus campak terkonfirmasi. Selain itu, ada 8 kematian akibat campak.
PENYAKIT campak kembali menjadi perhatian serius di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 11.094 kasus konfirmasi dengan 69 kematian.
Kasus campak di Indonesia melonjak di awal 2026 dengan 572 kasus terkonfirmasi. Waspadai risiko radang otak dan pneumonia pada anak yang belum divaksin.
Dinkes Bali siagakan layanan vaksinasi campak 24 jam di posko mudik Pelabuhan Gilimanuk & Padangbai guna cegah penyebaran virus selama Lebaran 2026.
Dinkes Kabupaten Tangerang umumkan nol kasus campak hingga Maret 2026. Simak upaya pencegahan dan imbauan imunisasi bagi orang tua di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved