Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 23 Maret 2026, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 22 daerah dan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter kembali berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah. Masyarakat diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi sebagai dampak kondisi cuaca tersebut.
Cuaca pada pagi hari di Jawa Tengah cerah berawan dan berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 22 daerah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian tengah dan Pantura.
Meskipun air laut pasang (rob) masih rendah, namun gelombang tinggi kembali meningkat di perairan Jawa Tengah, sehingga diminta waspada kepada aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan penumpang, terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot berisiko.
"Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah l, diminta warga beraktivitas di perairan untuk waspada," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto.
Selain disertai hujan, menurut Sediyanto, gelombang tinggi tersebut berlangsung merata di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang, sedangkan di perairan selatan berlangsung mulai Cilacap hingga Purworejo.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida mengatakan cuaca ekstrem masih berpotensi di 22 daerah di Jawa Tengah pada Senin (23/3), sehingga diminta warga di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
"Waspadai bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut, terutama warga berada di kawasan perbukitan dan daerah aliran sungai (DAS) serta warga yang masih dalam perjalanan masa liburan lebaran," ujar Risca Maulida Senin (23/3).
Daerah di Jawa Tengah yang berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Risca Maulida, yakni Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Magelang, Salatiga dan Ambarawa.
Sedangkan daerah lainnya di Jawa Tengah diguyur hujan ringan-sedang, lanjut Risca Maulida, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-35 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.(H-4)
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 22 Maret 2026, potensi cuaca ekstrem terjadi di 21 daerah. Warga yang sedang bepergian pada liburan lebaran diminta untuk waspada
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 17 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 29 daerah.
PRAKIRAAN Cuaca Jawa Tengah pada 14-15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, masyarakat diminta waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 11 Maret 2026 adanya potensi cuaca ekstrem di 10 daerah. Warga berada di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi
PRAKIRAAN cuaca di Jawa Tengah hari ini 10 Maret 2026 berpotensi terjadi ekstrem masih berpotensi di 24 daerah. Warga di daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved