Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

BMKG Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem 23–25 Maret, Masyarakat Diimbau Siaga

Atalya Puspa    
22/3/2026 08:20
BMKG Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem 23–25 Maret, Masyarakat Diimbau Siaga
Ilustrasi(Freepik)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada periode 23–25 Maret 2026. Masyarakat diminta mewaspadai hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.

Secara umum, cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, peningkatan intensitas hujan signifikan diprediksi melanda Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, serta wilayah Papua.

Khusus untuk wilayah Papua Pegunungan dan Papua Selatan, BMKG menetapkan status siaga terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat. 

"Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Selatan," ungkap BMKG dalam keterangan resminya.

Dampak pada Arus Mudik

BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer yang signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. 

Hal ini menjadi perhatian serius bagi para pemangku kepentingan dan masyarakat, terutama yang sedang melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Para pengendara diingatkan untuk waspada terhadap gangguan jarak pandang dan keselamatan akibat cuaca ekstrem

"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata," tambah BMKG.

Imbauan Kesehatan di Masa Pancaroba

Selain mewaspadai hujan, masyarakat juga diminta menjaga kondisi fisik di tengah cuaca yang fluktuatif. BMKG menyarankan penggunaan pelindung seperti topi atau payung serta pakaian yang menyerap keringat untuk mengurangi dampak paparan sinar matahari pada siang hari.

Mengingat kondisi cuaca pada masa peralihan musim dapat berubah sewaktu-waktu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi seperti aplikasi InfoBMKG, situs resmi, maupun media sosial BMKG. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik