Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode mudik Lebaran 2025. Berdasarkan pengamatan terkini, kondisi atmosfer di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa fenomena cuaca yang dapat berdampak pada perjalanan pemudik.
BMKG menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang mempengaruhi cuaca saat ini adalah Siklon Tropis Courtney yang bergerak menjauhi Indonesia. Selain itu, bibit siklon tropis 93S juga terpantau di Samudra Hindia sebelah selatan Pulau Sumba dan bergerak ke arah tenggara.
“Siklon tropis dan bibit siklon ini berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap pola cuaca, termasuk peningkatan tinggi gelombang di beberapa wilayah Indonesia bagian selatan,” ujar BMKG dalam keterangan resminya.
Selain siklon tropis, fenomena atmosfer lain seperti Madden Julian Oscillation (MJO) juga berpotensi mempengaruhi cuaca hingga akhir Maret 2025. Gelombang equatorial Rossby, Kelvin, dan Low Frequency turut berperan dalam meningkatkan intensitas hujan di beberapa wilayah, terutama di Sumatra, Jawa, Kalimantan bagian tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua bagian utara.
BMKG memperkirakan bahwa pada periode 31 Maret – 3 April 2025, sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa daerah berikut:
-Hujan lebat: Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat.
Angin kencang: Nusa Tenggara Timur.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko yang bisa ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, terutama bagi pemudik yang melakukan perjalanan darat, laut, dan udara. “Masyarakat harus siap menghadapi potensi hujan lebat disertai petir, jalanan licin, serta risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” tambah BMKG.
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Senin 9 Februari 2026, didominasi hujan. Wilayah Jakbar dan Jaksel berpotensi hujan sepanjang hari. Cek detailnya.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta Jumat, 6 Februari 2026. Waspadai potensi hujan ringan di siang hari dan awan tebal sejak pagi hari.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved