Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA pada umumnya di Jawa Tengah Jumat (8/8) cerah berawan, hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur di dua daerah yakni Purbalingga dan Wonosobo, gelombang tinggi hingga 3,5 meter di perairan selatan serta air laut pasang (rob) di perairan utara masih berlangsung.
Gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah masih berlangsung dengan ketinggian 1,25-3,5 meter sehingga cukup berisiko terhadap kegiatan pelayaran dan air laut pasang (rob) di perairan utara dengan ketinggian 0,9 meter berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
Pada pagi cuaca cerah dan berawan, meskipun pada umumnya tetap berawan namun siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur di dua daerah yakni Purbalingga dan Wonosobo, sedangkan sejumlah lainnya hujan ringan. "Hujan ringan-sedang masih mengguyur sejumlah daerah diminta tetap siaga," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono Jumat (8/8).
Selain hujan ringan-sedang di kedua daerah itu, lanjut Agus Triyono, hujan ringan juga mengguyur sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Banjarnegara, Mungkid, Boyolali, Temanggung, Kajen, Slawi, Brebes, Magelang, Bumiayu dan Majenang. "Sedangkan daerah lainnya cerah dan berawan sehingga cukup nyaman untuk berinteraksi di luar rumah," imbuhnya.
Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam, ungkap Agus Triyono, suhu udara berkisar 18-33 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 50-90 persen, sedangkan ketinggian gelombang di perairan utara 0,5-1,25 meter masih cukup aman untuk aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang dan penumpang.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Lessy Andari mengungkapkan bahwa meskipun cuaca cerah dan berawan, gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah cukup berisiko terhadap pelayaran, sehingga diminta aktivitas pelayaran di perairan tersebut untuk waspada, apalagi saat kecepatan angin diatas 15 knot.
"Warga di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah juga diminta tetap waspada terhadap banjir rob, karena air laut pasang masih berlangsung pada pukul 05.00-12.00 meskipun tidak terlalu tinggi," ujar Lessy Andari.(H-2)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved