Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PUNCAK mudik gelombang kedua Rabu (18/3) PBtuea dan Jawa Tengah bagian tengah berpotensi diguyur hujan ringan-sedang dan air laut pasang (rob) di perairan utara, sehingga diminta pemudik untuk waspada dan berhati-hati.
Pada pagi cuaca umumnya cerah berawan dan berawan, hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur kawasan kepulauan Karimunjawa, memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang meluas di 26 daerah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
Gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah sudah mereda, namun air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan utara pada pukul 16.00-20.00 WIB dengan ketinggian maksimum 0,9 meter, berdampak banjir di sejumlah daerah di pesisir Pantura Jawa Tengah hingga dapat mengganggu aktivitas warga.
"Meskipun sedikit menurun, rob masih berlangsung sehingga diminta warga berada di pesisir Pantura Brebes-Rembang untuk tetap waspada," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila.
Banjir akibat rob di Pantura Jawa Tengah tersebut, menurut Shafira Tsanyfadhila, selain merendam kawasan pemukiman warga di kawasan pesisir, juga mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati mengatakan bahwa cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun 26 daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik, sehingga dimintai warga sedang melakukan perjalanan untuk tetap waspada.
"Waspada hujan sedang-lebat di jalur mudik, karena hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur puluhan daerah sepanjang siang hingga malam," ujar Farita Rachmawati Rabu (18/3).
Daerah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, ungkap Farita Rachmawati, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Sedangkan daerah lainnya di Jawa Tengah diguyur hujan ringan, lanjut Farita Rachmawati, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen. (H-2)
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
BMKG Sumsel rilis peringatan dini cuaca 11 Maret 2026. Hujan lebat, petir, dan angin kencang landa Lahat, OKU, hingga Pagar Alam pagi ini.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
Air laut pasang (rob) ketinggian 1 meter pada pukul 16.00-20.00 WIB masih berlangsung di perairan utara, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura dapat mengganggu mudik.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved