Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Pemudik Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah dan Banjir Rob di Perairan Utara Senin 16 Maret

Akhmad Safuan
16/3/2026 12:27
Pemudik Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah dan Banjir Rob di Perairan Utara Senin 16 Maret
Cuaca cukup cerah terlihat di Bukit Janglangas, terlihat dari jalur alternatif Pemalang-Purbalingga pada Senin (16/3) pagi(MI/Akhmad Safuan)

CUACA ekstrem berpotensi merata di 29 daerah di Jawa Tengah Senin (16/3), air laut pasang (rob) juga masih berlangsung di perairan utara, diminta warga untuk mewadahi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Pagi hari cuaca di Jawa Tengah cerah dan berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 29 daerah yakni di Solo Raya, Pantura, Jawa Tengah bagian sekarang dan tengah.

Gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah masih cukup aman bagi aktivitas pelayaran, namun air laut pasang (rob) dendan ketinggian maksimum 1 meter pada pukul 16.00-20.00 WIB masih berlangsung di perairan utara, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura dapat mengganggu aktivitas warga.

"Waspadai bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem berlangsung cukup merata di 29 daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Farita Rachmawati Senin (16/3).

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

Sedangkan daerah sisa lainnya di Jawa Tengah diguyur hujan ringan-sedang, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95 persen. "Bagi warga terutama pemudik lebaran yang masih dalam perjalanan waspadai cuaca ekstrem tersebut," imbuhnya.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini mengatakan meskipun gelombang tinggi di perairan utara Jawa Tengah 0,5-1,25 meter masih cukup aman untuk pelayaran, namun warga di daerah Pantura Jawa Tengah diminta waspada terhadap banjir sebagai dampak air laut pasang yang masih berlangsung saat ini.

Banjir sebagai dampak rob tersebut, menurut Retna Swasti Karini, merendam pemukiman penduduk di kawasan pesisir Pantura dengan ketinggian dapat mencapai diatas 1 meter, juga mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya