Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih berpotensi di 32 daerah di Jawa Tengah Kamis (5/2), meskipun air laut pasang (rob) menurun di perairan utara, namun gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai hujan badai juga masih berlangsung perairan utara dan selatan.
Pada pagi cuaca umumnya berawan, namun hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura bagian tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan ringan-sedang meningkat merata di seluruh daerah, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 32 daerah.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang, meskipun air laut pasang (rob) tejah menurun dengan ketinggian maksimum 0,9 meter.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi di 32 daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida Kamis (5/2).
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Risca Maulida, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Sedangkan daerah lainnya di Jawa Tengah, ungkap Risca Maulida, berpeluang di guyur hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan gelombang tinggi berlangsung di seluruh kawasan perairan utara seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang mencapai 1,25-2,5 meter disertai hujan badai pada Kamis (5/2) berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Meskipun air laut pasang (rob) sudah mulai menurun, ungkap Shafira Tsanyfadhila, namun dimintacwarfa beraktivitas di perairan maupun kawasan pantai untuk waspada terhadap kondisi cuaca di perairan ini. "Bahkan ketinggian gelombang di perairan selatan diperkirakan lebih dibanding Utara," imbuhnya.(H-2)
BMKG memprakirakan Jakarta berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis siang dan sore hari. Simak rincian cuaca dan peringatan dini di sini.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
BMKG memprediksi Jakarta diguyur hujan sepanjang hari pada Rabu 4 Februari 2026. Waspadai potensi hujan lebat di Jaksel dan Jaktim.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 2-5 Februari 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah pada 5 Februari 2026.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
STASIUN Geofisika Sleman, BMKG, mengeluarkan prospek cuaca pada 3 dan 4 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved