Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Waspadai Cuaca Ekstrem di 32 Daerah dan Gelombang Tinggi di Perairan Jawa Tengah Kamis 5 Februari 2026

Akhmad Safuan
05/2/2026 16:29
Waspadai Cuaca Ekstrem di 32 Daerah dan Gelombang Tinggi di Perairan Jawa Tengah Kamis 5 Februari 2026
Ilustrasi(ANTARA/ARNAS PADDA)

CUACA ekstrem masih berpotensi di 32 daerah di Jawa Tengah Kamis (5/2), meskipun air laut pasang (rob) menurun di perairan utara, namun gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai hujan badai juga masih berlangsung perairan utara dan selatan.

Pada pagi cuaca umumnya berawan, namun hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura bagian tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan ringan-sedang meningkat merata di seluruh daerah, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 32 daerah.

Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang, meskipun air laut pasang (rob) tejah menurun dengan ketinggian maksimum 0,9 meter.

"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi di 32 daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida Kamis (5/2).

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Risca Maulida, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

Sedangkan daerah lainnya di Jawa Tengah, ungkap Risca Maulida, berpeluang di guyur hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan gelombang tinggi berlangsung di seluruh kawasan perairan utara seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang mencapai 1,25-2,5 meter disertai hujan badai pada Kamis (5/2) berisiko terhadap aktivitas pelayaran.

Meskipun air laut pasang (rob) sudah mulai menurun, ungkap Shafira Tsanyfadhila, namun dimintacwarfa beraktivitas di perairan maupun kawasan pantai untuk waspada terhadap kondisi cuaca di perairan ini. "Bahkan ketinggian gelombang di perairan selatan diperkirakan lebih dibanding Utara," imbuhnya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik