Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih berpotensi di 32 daerah di Jawa Tengah Kamis (5/2), meskipun air laut pasang (rob) menurun di perairan utara, namun gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai hujan badai juga masih berlangsung perairan utara dan selatan.
Pada pagi cuaca umumnya berawan, namun hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura bagian tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan ringan-sedang meningkat merata di seluruh daerah, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 32 daerah.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang, meskipun air laut pasang (rob) tejah menurun dengan ketinggian maksimum 0,9 meter.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi di 32 daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida Kamis (5/2).
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Risca Maulida, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Sedangkan daerah lainnya di Jawa Tengah, ungkap Risca Maulida, berpeluang di guyur hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan gelombang tinggi berlangsung di seluruh kawasan perairan utara seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang mencapai 1,25-2,5 meter disertai hujan badai pada Kamis (5/2) berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Meskipun air laut pasang (rob) sudah mulai menurun, ungkap Shafira Tsanyfadhila, namun dimintacwarfa beraktivitas di perairan maupun kawasan pantai untuk waspada terhadap kondisi cuaca di perairan ini. "Bahkan ketinggian gelombang di perairan selatan diperkirakan lebih dibanding Utara," imbuhnya.(H-2)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta Jumat, 6 Februari 2026. Waspadai potensi hujan ringan di siang hari dan awan tebal sejak pagi hari.
BMKG memprakirakan Jakarta berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis siang dan sore hari. Simak rincian cuaca dan peringatan dini di sini.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved