Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan peringatan serius mengenai potensi longsor susulan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Peringatan longsor Bantargebang susulan ini menyusul prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG yang menunjukkan potensi hujan lebat di wilayah Jabodetabek dalam dua hari ke depan, yang dapat memperburuk stabilitas timbunan sampah yang saat ini masih labil.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan bahwa tim di lapangan telah diinstruksikan untuk menerapkan protokol keselamatan yang sangat ketat. Hal ini dilakukan guna menghindari adanya tambahan korban jiwa di tengah proses evakuasi korban longsor Bantargebang yang masih berlangsung.
Longsor gunung sampah terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang pada Minggu (8/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Selain menimbulkan korban jiwa, longsoran material sampah juga menimbun sejumlah truk pengangkut sampah serta bangunan warung yang berada di sekitar area tersebut.
Tim gabungan dari BPBD Kota Bekasi, Unit Siaga SAR Bekasi, dan BPBD Provinsi Jakarta langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta pendataan kerugian materiil sesaat setelah kejadian berlangsung.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa operasi pencarian hari kedua korban longsor Bantargebang melibatkan sedikitnya 336 personel SAR gabungan. Fokus pencarian saat ini dilakukan pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban berdasarkan keterangan saksi mata.
"Tim membuka akses menuju titik longsoran menggunakan alat berat seperti ekskavator, serta mengerahkan anjing pelacak (K9) untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban yang masih tertimbun material," ujar Desiana di Jakarta, Senin (9/3).
BNPB dan Basarnas mengimbau masyarakat dan pekerja di area TPST Bantargebang untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. (Ant/H-3)
ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Widjojo mendesak Pemprov DKI Jakarta melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah Jakarta, menyusul insiden longsor Bantargebang.
Tragedi longsor Bantargebang yang menewaskan 4 pekerja menjadi alarm krisis sampah. Simak analisis Eddy Soeparno soal implementasi Perpres PSEL 2025.
PEMERINTAH Kota Bekasi melakukan evakuasi setelah longsor di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan keprihatinan
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq Senin (9/3) menegaskan bahwa tragedi longsornya Bantargebang pihaknya memulai penyidikan menyeluruh dan penegakan hukum
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukacita atas longsor TPST Bantargebang, Bekasi, dan mengimbau semua pihak agar tetap waspada terhadap musibah yang tidak terduga.
ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Widjojo mendesak Pemprov DKI Jakarta melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah Jakarta, menyusul insiden longsor Bantargebang.
Tragedi longsor Bantargebang yang menewaskan 4 pekerja menjadi alarm krisis sampah. Simak analisis Eddy Soeparno soal implementasi Perpres PSEL 2025.
PEMPROV DKI Jakarta dikejar waktu untuk memulihkan operasional pengelolaan sampah setelah gunungan sampah di TPST Bantargebang longsor.
PEMPROV DKI Jakarta mulai mengoperasikan RDF Rorotan secara bertahap. Hal itu dilakukan Pasca, TPST Bantargebang longsor.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim telah mengikuti arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menghentikan salah satu area open dumping setelah TPST Bantargebang, Jawa Barat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved