Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Jatim melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk memitigasi dampak cuaca ekstrem saat momen Hari Raya Idulfitri atau periode mudik lebaran.
“Keputusan menjalankan OMC tersebut berdasarkan hasil rakor bersama dengan pertimbangan padatnya jumlah pemudik yang akan masuk ke Jatim,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gatot Subroto di Surabaya, Kamis (13/3).
Berdasarkan data BMKG, saat momen lebaran berlangsung masih ada sejumlah wilayah di Jatim yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem.
Oleh karena itu Gatot menyebut OMC akan dijalankan sesuai keputusan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim. “Di tengah aktivitas tersebut, data dari BMKG menunjukkan bahwa masih ada beberapa wilayah yang memiliki potensi ancaman cuaca ekstrem,” katanya.
OMC tersebut akan berlangsung selama 10 hari mulai tanggal 16 Maret dan dilakukan sebanyak 22 sortie penerbangan di wilayah rawan sesuai hasil pemetaan BMKG.
“OMC ini akan dilakukan selama kurang lebih 10 hari, dimulai pada 16 Maret hingga lima hari setelah Lebaran,” katanya.
Selain itu, Gatot juga mengimbau kepada para pelaku usaha di sektor pariwisata supaya menyiapkan tim penyelamat untuk mitigasi apabila terjadi bencana di wilayah mereka.
Di sisi lain BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan menjalankan pengamanan mudik.
“Total terdapat 38 posko di kabupaten/kota, khususnya di kantor bu BPBD masing-masing daerah, serta satu posko induk di kantor BPBD Provinsi Jawa Timur,” katanya.
Selama periode mudik nanti diproyeksikan 24,90 juta masyarakat akan melakukan perjalanan ke Jatim.
“Tingkat kedatangan warga dari luar Jawa Timur yang berkunjung ke Jawa Timur diperkirakan sangat tinggi. Demikian juga dengan pergerakan warga Jawa Timur yang akan melakukan mudik ke daerah lain,” katanya. (FL)
BMKG Sumsel rilis peringatan dini cuaca 11 Maret 2026. Hujan lebat, petir, dan angin kencang landa Lahat, OKU, hingga Pagar Alam pagi ini.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
Potensi cuaca ekstrem hari ini di antaranya di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, serta Kabupaten Bolaang
Petani memanen kentang di lahan pertanian kawasan dataran tinggi Dieng, Desa Bakal, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
TNI Angkatan Udara BNPB terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla Riau.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Langkah proaktif ini bertujuan untuk memecah awan hujan sebelum masuk ke wilayah padat penduduk, guna meminimalisasi potensi genangan maupun banjir
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved