Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

BPBD Jatim Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Selama Mudik Lebaran

Faishol Taselan
12/3/2026 21:53
BPBD Jatim Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Selama Mudik Lebaran
modifikasi cuaca(ANTA RA FOTO/Makna Zaezar)

BADAN Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Jatim melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk memitigasi dampak cuaca ekstrem saat momen Hari Raya Idulfitri atau periode mudik lebaran

“Keputusan menjalankan OMC tersebut berdasarkan hasil rakor bersama dengan pertimbangan padatnya jumlah pemudik yang akan masuk ke Jatim,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gatot Subroto di Surabaya, Kamis (13/3).

Berdasarkan data BMKG, saat momen lebaran berlangsung masih ada sejumlah wilayah di Jatim yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem.

Oleh karena itu Gatot menyebut OMC akan dijalankan sesuai keputusan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim. “Di tengah aktivitas tersebut, data dari BMKG menunjukkan bahwa masih ada beberapa wilayah yang memiliki potensi ancaman cuaca ekstrem,” katanya.

OMC tersebut akan berlangsung selama 10 hari mulai tanggal 16 Maret dan dilakukan sebanyak 22 sortie penerbangan di wilayah rawan sesuai hasil pemetaan BMKG.

“OMC ini akan dilakukan selama kurang lebih 10 hari, dimulai pada 16 Maret hingga lima hari setelah Lebaran,” katanya.

Selain itu, Gatot juga mengimbau kepada para pelaku usaha di sektor pariwisata supaya menyiapkan tim penyelamat untuk mitigasi apabila terjadi bencana di wilayah mereka.

Di sisi lain BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan menjalankan pengamanan mudik.

“Total terdapat 38 posko di kabupaten/kota, khususnya di kantor bu BPBD masing-masing daerah, serta satu posko induk di kantor BPBD Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Selama periode mudik nanti diproyeksikan 24,90 juta masyarakat akan melakukan perjalanan ke Jatim.

“Tingkat kedatangan warga dari luar Jawa Timur yang berkunjung ke Jawa Timur diperkirakan sangat tinggi. Demikian juga dengan pergerakan warga Jawa Timur yang akan melakukan mudik ke daerah lain,” katanya. (FL)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya