Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Operasi Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla Riau Terus Diintensifkan

Rudi Kurniawansyah
26/2/2026 17:52
Operasi Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla Riau Terus Diintensifkan
Persiapan operasi modifikasi cuaca untuk tanggulangi karhutla Riau.(Dok. BNPB/BPBD Riau)

TNI Angkatan Udara bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau. Upaya ini sebagai langkah strategis dalam mencegah, menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui udara. 

Pelaksanaan misi pada Rabu (25/2) OMC menggunakan pesawat Cessna C208B/PK-AKR, diterbangkan oleh Capten, Bintang. Penyemaian dilakukan pada area semai (blocking area) dengan radial 350 derajat hingga 30 derajat dan estimasi jarak 60 hingga 90 nautical mile (NM). 

Adapun wilayah sasaran meliputi kawasan sekitar Kota Dumai dan Pulau Rupat. Penentuan wilayah sasaran tersebut merupakan hasil analisis dan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dari unsur terkait secara aktif memantau kondisi cuaca dan pertumbuhan awan guna memastikan penyemaian dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.

Penyemaian dilaksanakan pada ketinggian 8.000 hingga 10.000 feet menggunakan bahan semai Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 1.000 kilogram. Memasuki hari ke-9 pelaksanaan OMC sejak ditetapkannya status Siaga Karhutla di Provinsi Riau pada 13 Februari 2026.

Total telah OMC dilaksanakan sebanyak 14 sorti penerbangan dengan jumlah bahan semai yang telah disebarkan mencapai 14.000 kilogram. Capaian ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI AU, BNPB,  BMKG termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau. 

Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb Andri Setyawan saat memimpin briefing OMC menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari operasi sebelumnya. Menurutnya, OMC mempertimbangkan analisis meteorologi yang menunjukkan potensi pertumbuhan awan di wilayah sasaran. 

“Operasi Modifikasi Cuaca ini diharapkan dapat membantu upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla Riau secara efektif,” kata Kolonel Andri. 

Ia juga menekankan kepada seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan terbang dan kerja demi kelancaran serta keberhasilan setiap misi yang dilaksanakan.

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama TNI Abdul Haris,  dalam keterangannya menegaskan bahwa TNI AU siap mendukung penuh pelaksanaan OMC sebagai bagian dari komitmen dalam membantu pemerintah mengantisipasi karhutla Riau.

“Lanud Roesmin Nurjadin akan terus bersinergi dengan BNPB, BPBD dan Damkar  Riau, BMKG, serta seluruh instansi terkait dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca. Dukungan ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan TNI AU dalam menjaga keselamatan masyarakat serta melindungi lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya