Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 Ha). Angka tersebut diperoleh berdasarkan analisa citra satelit oleh Kementerian Kehutanan.
Dua kabupaten dengan karhutla terluas yaitu Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Sedangkan di Provinsi Kepri luas karhutla tercatat seluas 1.162,52 ha.
Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra pun kembali mengerahkan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan-Manggala Agni untuk melakukan pemadaman karhutla.
“Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis saat ini menjadi fokus kita untuk pemadaman dan pencegahan. Seluruh tim di lapangan terus bekerja secara intensif untuk mengendalikan situasi serta mencegah potensi perluasan Karhutla. Upaya pemadaman dan pencegahan terus dilakukan secara terpadu bersama para pihak,” ungkap Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatra Ferdian Krisnanto, Rabu (11/3).
Meskipun dalam kondisi berpuasa dan menghadapi cuaca yang terik serta panasnya karhutla, regu Manggala Agni senantiasa sigap dan berkomitmen untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, di Pelalawan regu Manggala Agni sempat berhadapan dengan Harimau Sumatra.
“Tantangan saat ini sebagian besar kawan-kawan melaksanakan ibadah puasa sehingga perlu menjaga kondisi tetap fit dan aman dalam bekerja. Kendala yang ada selain kondisi cuaca sangat panas juga faktor keamanan, tadi malam di sekitar lokasi pemadaman di Pulau Muda, Pelalawan ditemukan 1 ekor Harimau Sumatra, kondisi ini tentunya menjadi kewaspadaan dari semua anggota untuk menjaga keselamatan selama bekerja, SOP keselamatan kerja harus dikerjakan dengan disiplin,” katanya.
“Demi keselamatan satwa dan juga petugas, kami telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan petugas BBKSDA Riau saat ini telah dikirimkan untuk menangani Harimau Sumatra tersebut," imbuh Ferdian.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Manggala Agni bersama para pihak berpacu dengan waktu terus berjibaku mengendalikan si jago merah agar tidak semakin meluas. Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu di beberapa titik kejadian yaitu di Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Pelalawan dan Kota Batam.
Saat ini, di wilayah Kabupaten Kampar, Karhutla melanda wilayah Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang. Sementara di wilayah Kabupaten Bengkalis, api kembali muncul di wilayah Desa Sukarjo Mesim dan Desa Teluk Lecah Kecamatan Rupat, serta Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana. Selain itu di Kabupaten Indragiri Hilir, titik kebakaran berada di Desa Tanjung Pidada Kecamatan Tempuling.
Kobaran api juga menyerang Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan. Sedangkan di Provinsi Kepulauan Riau, Karhutla terjadi di Kelurahan Rempang Cate Kecamatan Galang, Kota Batam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prediksi musim kemarau tahun 2026 di wilayah Sumatra akan dimulai secara bertahap pada Bulan Mei di Aceh bagian utara, sebagian Sumatra Utara, Riau bagian tenggara, sebagian Jambi, Sumatra Selatan bagian tengah, dan Lampung, kemudian meluas ke sebagian besar Aceh, Sumatra Barat, Riau, Jambi bagian tengah, sebagian Bengkulu, dan sebagian Sumatera Selatan pada bulan Juni.
BMKG juga memberikan peringatan terkait prediksi terjadinya El Nino yang sebelumnya diprediksi akan muncul di tahun 2027, diperkirakan akan maju pada semester II tahun 2026.
Secara umum, wilayah Sumatra bagian tengah hingga tenggara diperkirakan akan mengalami sifat musim kemarau di bawah normal, yang berarti akumulasi curah hujan musimannya akan lebih kering dibandingkan rerata klimatologisnya.
Puncak musim kemarau di pulau ini diprediksi terjadi pada bulan Juli untuk sebagian wilayah Sumatra, serta pada bulan Agustus untuk Sumatra bagian tengah dan selatan, dengan risiko potensi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan yang perlu diwaspadai.(RK/E-4)
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
Kementerian Kehutanan, bersama tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Riau,
TNI Angkatan Udara BNPB terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla Riau.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved