Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II Tersisa 1,2 Km

Media Indonesia
11/3/2026 13:59
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II Tersisa 1,2 Km
Kabut asap akibat karhutla membayangi Kota Padang, Sumatra Barat.(Antara)

KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi. Kondisi ini menyebabkan kualitas udara terasa mengganggu tenggorokan serta menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II hingga hanya sekitar 1,2 kilometer, berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, menjelaskan bahwa pada pagi hari kondisi cuaca di wilayah tersebut terpantau kabur hingga cerah. Hasil pengamatan BMKG menunjukkan adanya fenomena kekaburan udara lembap yang terjadi di wilayah Kota Pekanbaru.

"Sobat cuaca, potensi hujan yang sedikit pada hari ini akan menyebabkan lahan menjadi kering. Oleh sebab itu, kami menghimbau untuk sobat dapat membasahi lahan di pekarangan agar tidak berdebu, dan jangan melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar karena hal itu dapat memicu karhutla," katanya di Pekanbaru, Rabu (11/3).

Sementara itu, BMKG juga mencatat terdapat 121 titik panas (hotspot) di wilayah Pulau Sumatra berdasarkan pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB pada Selasa (10/3). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 57 titik yang tersebar di sejumlah wilayah kabupaten dan kota.

Di Provinsi Riau, titik panas paling banyak terdeteksi di Kabupaten Pelalawan dengan total 15 titik. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Bengkalis dengan 11 titik. Selain itu, terdapat tujuh titik panas di Kabupaten Kampar, empat titik di Indragiri Hulu, tiga titik di Kota Dumai, tiga titik di Kuantan Singingi, dua titik di Kabupaten Siak, serta satu titik di Indragiri Hilir.

Laporan dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan juga menyebutkan adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, dengan tim yang telah bergerak menuju lokasi kejadian. Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Provinsi Riau turut melaporkan adanya peristiwa karhutla di Kabupaten Bengkalis.

Selain Riau, sejumlah provinsi lain di Pulau Sumatra juga terpantau memiliki titik panas. Data menunjukkan Aceh mencatat 19 titik, Jambi 14 titik, Bangka Belitung 10 titik, Sumatra Utara delapan titik, Sumatra Selatan enam titik, Kepulauan Riau lima titik, serta masing-masing satu titik di Sumatra Barat dan Lampung. (ANT/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya