Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Antisipasi Hujan Ekstrem, Pemprov DKI Siapkan Opsi Modifikasi Cuaca

Mohamad Farhan Zhuhri
20/2/2026 16:54
Antisipasi Hujan Ekstrem, Pemprov DKI Siapkan Opsi Modifikasi Cuaca
Ilustrasi .(Antara)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk kembali menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai langkah mitigasi menghadapi ancaman curah hujan ekstrem. Keputusan tersebut akan diambil secara presisi berdasarkan data harian yang dipasok oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa laporan cuaca dari BMKG menjadi kompas utama bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah intervensi di langit Jakarta.

“Setiap hari data dari BMKG kita terima. Kalau memang curah hujannya tinggi mau tidak mau harus ada modifikasi cuaca,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (20/2).

Ambang Batas 200 mm
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan parameter khusus dalam pengambilan kebijakan tersebut. Ambang batas curah hujan sebesar 200 milimeter (mm) per hari menjadi indikator utama untuk mengaktifkan operasi modifikasi cuaca.

“Kalau BMKG mengatakan kemungkinan curah hujannya di atas 200 mm per hari, pasti kami lakukan modifikasi cuaca,” tegasnya.

Langkah proaktif ini bertujuan untuk memecah awan hujan sebelum masuk ke wilayah padat penduduk, guna meminimalisasi potensi genangan maupun banjir yang kerap menghantui wilayah Ibu Kota dan sekitarnya saat puncak musim hujan. (Far/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya