Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN sedang-lebat masih akan mengguyur secara merata di Jawa Tengah Senin (26/1), bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
Pada pagi umumnya berawan meskipun hujan ringan sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam semakin meningkat menjadi sedang-lebat, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran saat kecepatan angin diatas 15 knot. "Meskipun rob menurun, namun tetap waspada terhadap gelombang tinggi," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Effendi.
Selain gelombang tinggi di perairan di Jawa Tengah tersebut, menurut Usman Effendi, hujan ringan dan angin kencang juga disertai hujan ringan dan angin kencang l, sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan dan tongkang terurabavsast kecepatan angin diatas 15 knot.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N mengatakan cuaca di Jawa Tengah Senin (26/1) masih belum membaik sepenuhnya, karena hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata pada siang hingga awal malam, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di belasan daerah.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Arif, di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian selatan yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
"Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Arif. (H-2)
Potensi cuaca ekstrem hari ini di antaranya di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, serta Kabupaten Bolaang
Petani memanen kentang di lahan pertanian kawasan dataran tinggi Dieng, Desa Bakal, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di 23 daerah di Jawa Tengah pada Minggu (8/3).
Hujan deras disertai angin kencang menerjang permukiman nelayan di Desa Tanjung Serudung , Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Sabtu (7/3) petang.
Enam orang, termasuk bocah 12 tahun, tewas akibat terjangan tornado di Michigan dan Oklahoma, AS. Ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan aliran listrik.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 6 Maret 2026 menurut BMKG, cuaca ekstrem berpotensi merata di 34 daerah di Jawa Tengah Jumat (6/3) bahkan hujan badai masih berlangsung.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 5 Maret 2026, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMK cuaca ekstrem akibat bibit siklon 90S yakni hujan lebat di 32 wilayah
BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah hari ini 4 Maret 2026 bahwa 31 daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem akibat siklon 90S.
Kondisi cuaca di Jawa Tengah masih diguyur hujan ringan-sedang secara merata pada Senin (2/3), bahkan cuaca ekstrem meningkat di 25 daerah.
CUACA Jawa Tengah hari ini 27 Februari 2026 diprakirakan waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi di 10 daerah. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang
Prakiraan cuaca di Jawa Tengah 24 Februari 2026, 9 daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved