Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Waspadai Bencana Hidrometeorologi, Cuaca Ekstrem Berpotensi di 17 Daerah Jawa Tengah Senin 26 Januari 2026

Akhmad Safuan
26/1/2026 08:43
Waspadai Bencana Hidrometeorologi, Cuaca Ekstrem Berpotensi di 17 Daerah Jawa Tengah Senin 26 Januari 2026
Cuaca cukup cerah berawan di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu pada Senin (26/1) pagi.(MI/Akhmad Safuan)

HUJAN sedang-lebat masih akan mengguyur secara merata di Jawa Tengah Senin (26/1), bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.

Pada pagi umumnya berawan meskipun hujan ringan sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam semakin meningkat menjadi sedang-lebat, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran saat kecepatan angin diatas 15 knot. "Meskipun rob menurun, namun tetap waspada terhadap gelombang tinggi," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Effendi.

Selain gelombang tinggi di perairan di Jawa Tengah tersebut, menurut Usman Effendi, hujan ringan dan angin kencang juga disertai hujan ringan dan angin kencang l, sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan dan  tongkang terurabavsast kecepatan angin diatas 15 knot.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N mengatakan cuaca di Jawa Tengah Senin (26/1) masih belum membaik sepenuhnya, karena hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata pada siang hingga awal malam, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di belasan daerah.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Arif, di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian selatan yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

"Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Arif. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya