Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan hingga mengakibatkan puluhan ribu warga terdampak dan ratusan keluarga mengungsi.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (13/1)sejak pagi hujan masih mengguyur di sejumlah daerah di Pantura bagian timur Jawa Tengah mengakibatkan warga Kabupaten Kudus dan Pati semakin khawatir terjadinya bencana banjir lebih besar, kareba hingga kini banjirbmasih merendam puluhan kawasan di kedua daerah tersebut.
Banjir di Kabupaten Kudus selain merendam jalur Pantura Kudus-Pati mengakibatkan kemacetan lalulintas cukup panjang, juga merendam pemukiman penduduk di 8 desa dengan ketinggian 20-80 centimeter serta 47 sekolahan hingga terpaksa dilakukan pembelajaran secara daring.
Sedangkan di Kabupaten Pati, banjir akibat meluapnya sejumlah sungai selain merendam jalur Pantura Pati-Rembang di Batangan, banjir dengan ketinggian 20-100 centimeter semakin meluas merendam 59 desa di 15 kecamatan yakni Pati Kota, Wedarijaksa, Margoyoso, Tayu, Dukuhseti, Tlogowungu, Margorejo, Tambakromo, Gabus, Winong, Batangan, Juwana, Pucakwangi, Jakenan dan Sukolilo.
"Jumpshvwaega terdampak banjir di Kudus meningkat menjadi 14.437 jiwa (4.610 keluarga) juga dilaporkan ada 3 korban jiwa," kata Jepala Sejsi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Ahmad Munaji Selasa (13/1).
Bencana banjir dan longsor di Kudus, ungkap Ahmad Munaji, dipicu cuaca ekstrem yang terjadi sejak Jumat (9/1) lalu, hujan kebat disertai angin kencang dan sambaran petir yang mengguyur Kawasan Gunung Muria selain mengakibat longsor di sejumlah titik, juga sejumlah sungai seperti Piji, Dawe dan Gelis meluap mengakibatkan banjir.
Berdasarkan catatan BPBD Kudus, menurut Ahmad Munaji, banjir di Kudus ini meliputi 6 desa di Kecamatan Mejobo, 2 desa di Kudus Kota, 1 desa di Jekulo dan 5 desa di Kaliwungu, sedangkan bencana longsor melanda 10 desa di Kecamatan Dawe sebanyak 24 titik longsor, 2 desa di Kecamatan Gebog berjumlah 19 titik dan 1 desa di Kecamatan Bae ada 2 titik.
Korban meninggal akibat bencana tersebut bertambah menjadi 3 orang, lanjut Ahmad Munaji, yakni 1 orang tertimia longsor S (45) warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog serta 2 orang akibat tersereret banjir AW (27) warga Desa Bacin, Kecamatan Bae dan INU (5) yang hanyut di Sungai Perak, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kudus.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Pati Suntoro mengatakan bencana banjir di Pati yang kian meluas ini mengakibatkan gelombang pengungsian terus bertambah, hujan lebat yang terus mengguyur berdampak banjir merendam desa tersebut hingga mencapai ketinggian 80 centimeter
"Ada 650 jiwa 263 keluarga) saat ini terpaksa mengungsi akibat banjir tersebut baik itu di rumah tetangga maupun balai desa setempat," ujar Suntoro.
Selain itu sebanyakk 250 warga Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati, demikian Suntoro, akibat banjir merendam rumahnya juga terpaksa mengungsi di sejumlah tempat taknib Masjid Jami’ Rohmanti An-Nur, Kelurahan Kalidoro. "Warga yang diungsikan mayoritas kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil dan balita," tambahnya. (H-2)
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai angin hujan dan badai masih berlangsung di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap pelayaran.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat muncul secara tiba-tiba akibat kombinasi dinamika atmosfer ini.
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya Senin 23 Februari 2026 berpotensi berawan hingga hujan siang hari. Cek suhu, kelembapan, dan tips aktivitas.
BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
STASIUN Meteorologi Kelas I Hang Nadim memprakirakan cuaca di Batam pada Kamis (19/2) didominasi awan tebal sejak pagi, dengan potensi hujan pada siang hingga sore hari.
BMKG Batam rilis prakiraan cuaca Kepri 18 Februari 2026. Waspada hujan petir di Bintan & Tanjungpinang serta gelombang laut hingga 2,1 meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved