Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

8 Desa di Kudus dan 59 Desa di Pati Terendam, Banjir Meluas Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Keluarga Mengungsi

Akhmad Safuan
13/1/2026 08:40
8 Desa di Kudus dan 59 Desa di Pati Terendam, Banjir Meluas Dampak Cuaca Ekstrem, Ratusan Keluarga Mengungsi
Ilustrasi(Dok Istimewa)

BENCANA banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan hingga mengakibatkan puluhan ribu warga terdampak dan ratusan keluarga mengungsi.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (13/1)sejak pagi hujan masih mengguyur di sejumlah daerah di Pantura bagian timur Jawa Tengah mengakibatkan warga Kabupaten Kudus dan Pati semakin khawatir terjadinya bencana banjir lebih besar, kareba hingga kini banjirbmasih merendam puluhan kawasan di kedua daerah tersebut.

Banjir di Kabupaten Kudus selain merendam jalur Pantura Kudus-Pati mengakibatkan kemacetan lalulintas cukup panjang, juga merendam pemukiman penduduk di 8 desa dengan ketinggian 20-80 centimeter serta 47 sekolahan hingga terpaksa dilakukan pembelajaran secara daring. 

Sedangkan di Kabupaten Pati, banjir akibat meluapnya sejumlah sungai selain merendam jalur Pantura Pati-Rembang di Batangan, banjir dengan ketinggian 20-100 centimeter semakin meluas merendam 59 desa di 15  kecamatan yakni Pati Kota, Wedarijaksa, Margoyoso, Tayu, Dukuhseti, Tlogowungu, Margorejo, Tambakromo, Gabus, Winong, Batangan, Juwana, Pucakwangi, Jakenan dan Sukolilo.

"Jumpshvwaega terdampak banjir di Kudus meningkat menjadi 14.437 jiwa (4.610 keluarga) juga dilaporkan ada 3  korban jiwa," kata Jepala Sejsi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Ahmad Munaji Selasa (13/1).

Bencana banjir dan longsor di Kudus, ungkap Ahmad Munaji, dipicu cuaca ekstrem yang terjadi sejak Jumat (9/1) lalu, hujan kebat disertai angin kencang dan sambaran petir yang mengguyur Kawasan Gunung Muria selain mengakibat longsor di sejumlah titik, juga sejumlah sungai seperti Piji, Dawe dan Gelis meluap mengakibatkan banjir.

Berdasarkan catatan BPBD Kudus, menurut Ahmad Munaji, banjir di Kudus ini meliputi 6 desa di Kecamatan Mejobo, 2 desa di Kudus Kota, 1 desa di Jekulo dan 5 desa di Kaliwungu, sedangkan bencana longsor melanda 10 desa di Kecamatan Dawe sebanyak 24 titik longsor, 2 desa di Kecamatan Gebog  berjumlah 19 titik dan 1 desa di  Kecamatan Bae ada 2 titik.

Korban meninggal akibat bencana tersebut bertambah menjadi 3 orang, lanjut Ahmad Munaji, yakni 1 orang tertimia longsor S (45) warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog serta  2 orang akibat tersereret banjir AW (27) warga Desa Bacin, Kecamatan Bae dan INU (5) yang hanyut di Sungai Perak, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kudus.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Pati Suntoro mengatakan bencana banjir di Pati yang kian meluas ini mengakibatkan gelombang pengungsian terus bertambah, hujan lebat yang terus mengguyur berdampak banjir merendam desa tersebut hingga mencapai ketinggian 80 centimeter 

"Ada 650 jiwa  263 keluarga) saat ini terpaksa mengungsi akibat banjir tersebut baik itu di rumah tetangga maupun balai desa setempat," ujar Suntoro.

Selain itu sebanyakk 250 warga Kelurahan Kalidoro, Kecamatan  Pati, demikian Suntoro, akibat banjir merendam rumahnya juga terpaksa mengungsi di sejumlah tempat taknib Masjid Jami’ Rohmanti An-Nur, Kelurahan Kalidoro. "Warga yang diungsikan mayoritas kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil dan balita," tambahnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya