Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Waspadai Bencana Hidrometeorologi, Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi di 24: Daerah di Jawa Tengah Senin 9 Maret 2026

Akhmad Safuan
09/3/2026 11:25
Waspadai Bencana Hidrometeorologi, Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi di 24: Daerah di Jawa Tengah Senin 9 Maret 2026
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

CUACA ekstrem masih berpotensi di 24 daerah di Jawa Tengah Senin (9/3), meskipun gelombang tinggi di perairan utara sedikit mereda dibandingkan sebelumnya, namun tetap diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.

Pada pagi cuaca berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah di Jawa Tengah secara merata, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi di 24:daerah, sehingga diminta warga untuk tetap waspada bencana hidrometeorologi.

Gelombang tinggi di perairan utara mulai mereda dengan ketinggian 0,5-1,25 meter, namun di perairan selatan Jawa Tengah ketinggian gelombang masih sana 1,25-2,5 meter hingga berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.

"Waspadai bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem masih berlangsung di puluhan daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N Senin (9/3).

Cuaca ekstrem di Jawa Tengah, menurut Arif, berpotensi di 24 daerah  di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura bagian barat, sebagian Pantura bagian timur dan Jawa Tengah bagian tengah, sedangkan daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang dalam kurun waktu hampir bersamaan.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, lanjut Arif, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Kudus, Ungaran, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

"Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban 60-95 persen," tambahnya.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto mengatakan meskipun cuaca berawan dan beberapa kawasan disertai hujan, gelombang tinggi disejunlsh kawasan perairan utara seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang sudah mereda dibandingkan sebelumnya.

"Namun warga beraktivitas di perairan tetap diminta waspada, terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot katebavcujup berisiko," ujarnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya