Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Prakiraan Cuaca 9 Maret 2026: Dua Bibit Siklon Mengepung Indonesia, 6 Wilayah Siaga Hujan Sangat Lebat

Muhammad Ghifari A
09/3/2026 05:00
Prakiraan Cuaca 9 Maret 2026: Dua Bibit Siklon Mengepung Indonesia, 6 Wilayah Siaga Hujan Sangat Lebat
Ilustrasi(Dok Tribrata Polri)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 9 Maret 2026. Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh kemunculan Bibit Siklon Tropis 93S di selatan Lampung serta Bibit Siklon Tropis 95W di utara Papua, yang secara kolektif meningkatkan pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Nusantara.

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:

Pulau Sumatra

  • Berawan/Berawan Tebal: Banda Aceh, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Jambi
  • Hujan Ringan: Medan, Padang, Pangkalpinang, Palembang
  • Hujan Sedang: Bengkulu
  • Hujan Petir: Bandar Lampung


Pulau Jawa

  • Hujan Ringan: Serang, Yogyakarta, Surabaya
  •  Hujan Sedang: Jakarta, Bandung, Semarang

Pulau Bali dan Nusa Tenggara

  •  Hujan Ringan: Denpasar, Mataram
  •  Hujan Sedang: Kupang

Pulau Kalimantan

  • Hujan Ringan: Pontianak, Samarinda, Palangkaraya
  • Hujan Sedang: Tanjung Selor
  • Hujan Petir: Banjarmasin

Pulau Sulawesi

  • Hujan Ringan: Kendari, Palu, Gorontalo, Manado
  • Hujan Sedang: Mamuju, Makassar

Wilayah Timur Indonesia

  • Hujan Ringan: Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya
  • Hujan Petir: Merauke

Analisis Dinamika Atmosfer

Saat ini, kondisi cuaca Indonesia dipengaruhi oleh dua sistem bibit siklon yang terpantau di wilayah utara dan selatan. Bibit Siklon Tropis 93S berada di Samudra Hindia selatan Lampung dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan bergerak ke arah barat daya. 

Sistem ini menginduksi terbentuknya low level jet serta daerah pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi/konfluensi) di Samudra Hindia selatan Lampung. Meskipun demikian, potensi sistem ini menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan masih dalam kategori rendah.

Di sisi lain, Bibit Siklon Tropis 95W terpantau di Samudra Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin 15 knot. Sistem ini memicu pembentukan low level jet di utara Papua serta jalur konvergensi yang memanjang dari utara Pulau Halmahera hingga utara Papua Barat. 

Selain kedua bibit tersebut, sirkulasi siklonik juga terpantau di perairan barat Aceh dan Laut Sulawesi yang membentuk jalur perlambatan angin di wilayah sekitarnya. 

Seluruh kombinasi dinamika atmosfer ini secara signifikan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang masif di sekitar pusat sistem maupun di sepanjang jalur konvergensi yang terbentuk.

Peringatan Dini

Mengingat kondisi atmosfer yang cukup signifikan, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:

  • Bengkulu
  • Lampung
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)

Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, terutama di daerah rawan. Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui website resmi www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau akun media sosial resmi kami di @infobmkg.
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya