Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

27 Daerah Jawa Tengah Waspada Cuaca Ekstrem, Gelombang Tinggi 2, 5 Meter di Perairan Jawa Tengah Selasa 13 Januari

Akhmad Safuan
13/1/2026 08:10
27 Daerah Jawa Tengah Waspada Cuaca Ekstrem, Gelombang Tinggi 2, 5 Meter di Perairan Jawa Tengah Selasa 13 Januari
Akibat cuaca ekstrem dan meluapnya sejumlah sungai, hingga kini banjir masih merendam sejumlah kawasan di Kabupaten Kudus(MI/Akhmad Safuan)

CUACA ekstrem berpotensi di 27 daerah Salasa  (13/1) warga di Pantura dan Jateng bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan dan badai di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap aktivitas pelayaran.

Pagi umumnya berawan dan hujan ringan di daerah bagian timur Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 27 daerah di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.

Meskipun tidak terjadi air laut pasang (rob), namun gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan dan badai masih berlangsubgvfi perairan utara dan selatan Jawa Tengah, hal ini cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.

"Waspadai bencaba hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, karena cuaca ekstrem masih berpotensi di 27 daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N Selasa (13/1).

Daerah berpotensi terjadi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, ungkap Arif, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sragen, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

Daerah di Jawa Tengah lainnya diguyur hujan ringan-sedang, menurut Arif, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95 persen.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Effendi mengatakan selain kondisi di sejumlah daerah di Jawa Tengah masih berpotensi cuaca ekstrem, gelombang tinggi disertai hujan dan badai juga masih berlangsung di sejumlah kawasan di perairan utara dan selatan Jawa Tengah.

"Diminta warga beraktivitas di perairan itu untuk waspada, karena cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran," ujarnya. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik