Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026. Penetapan tersebut dilakukan menyusul potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan mencapai 200 hingga 300 milimeter dalam satu dasarian.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan status siaga merupakan level peringatan dini tertinggi dalam sistem Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang perlu diantisipasi secara serius oleh seluruh pihak. “Status siaga ini menjadi peringatan dini tertinggi yang harus diwaspadai bersama,” kata Teguh di Cilacap, Rabu (21/1).
Menurutnya, wilayah yang masuk dalam status siaga pada periode 21–31 Januari 2026 meliputi Kabupaten Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Demak, Kudus, Jepara, serta Kota Pekalongan.
Selain itu, BMKG juga menetapkan status waspada untuk sejumlah daerah lain di Jawa Tengah dengan potensi curah hujan berkisar antara 150 hingga 200 milimeter per dasarian.
Daerah yang berstatus waspada tersebut antara lain Kabupaten Brebes, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Magelang, Kendal, Semarang, Boyolali, Klaten, Sragen, Sukoharjo, Karanganyar, serta Wonogiri.
“Status waspada juga diberlakukan untuk Kota Tegal, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Surakarta,” ujarnya.
Terkait kondisi tersebut, Teguh mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor, terutama di wilayah yang rawan bencana.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terbaru yang disampaikan BMKG serta segera melakukan langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko.
“BMKG akan terus memantau dinamika atmosfer dan memperbarui informasi peringatan dini sesuai perkembangan cuaca terkini di wilayah Jawa Tengah,” tambahnya. (LD/E-4)
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca cerah berawan sampai hujan intensitas ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada 21 Januari 2026.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved