Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 23 hingga 26 Februari 2026 akan didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun demikian, masyarakat di sejumlah daerah diminta mewaspadai potensi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Selain itu, hujan lebat yang berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang juga diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah dengan status peringatan dini siaga, yakni DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta Papua Pegunungan.
BMKG juga mencatat potensi angin kencang di beberapa wilayah, antara lain Sumatera Barat, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
"Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang," ungkap BMKG dalam keterangan resmi, Minggu (22/2).
Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan aktivitas, khususnya perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah dan wisata.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi InfoBMKG dan layanan Digital Weather for Traffic (DWT), guna memperoleh informasi cuaca sepanjang rute perjalanan dari lokasi keberangkatan hingga tujuan akhir.(H-2)
Pada pagi cuaca berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah di Jawa Tengah secara merata.
Saat ini, kondisi cuaca Indonesia dipengaruhi oleh dua sistem bibit siklon yang terpantau di wilayah utara dan selatan.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
BMKG keluarkan status SIAGA cuaca ekstrem di Jawa Timur 4 Maret 2026. Waspada hujan sangat lebat, angin kencang, dan risiko bencana hidrometeorologi.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved