Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Peringatan Dini BMKG 1-2 Februari 2026: Jabodetabek hingga Nusa Tenggara Siaga Cuaca Ekstrem

Media Indonesia
01/2/2026 13:38
Peringatan Dini BMKG 1-2 Februari 2026: Jabodetabek hingga Nusa Tenggara Siaga Cuaca Ekstrem
Ilustrasi(MI/USMAN ISKANDAR)

BADAN  Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang membayangi sejumlah wilayah Indonesia pada awal Februari ini. Berdasarkan data terbaru yang dirilis untuk periode Minggu, 1 Februari 2026 hingga Senin (2/2), masyarakat di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) serta sebagian besar provinsi di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.

Dalam keterangan resminya, BMKG menyoroti kondisi atmosfer yang tidak stabil sebagai pemicu utama pembentukan awan hujan intensif. Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mengguyur merata sejak pagi hingga malam hari. Suhu udara di Ibu Kota diperkirakan berkisar antara 23–29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 74–94 persen. Kondisi ini berisiko memicu dampak hidrometeorologi seperti genangan air di titik-titik rawan banjir.

Status Siaga di Berbagai Provinsi

Tidak hanya Jabodetabek, BMKG juga menetapkan status "Siaga" untuk potensi hujan lebat di sejumlah provinsi strategis. Wilayah yang masuk dalam kategori pengawasan ketat meliputi:

  • Sumatra Barat dan Sumatra Selatan
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Seluruh provinsi di Pulau Jawa (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur)
  • Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT)

Khusus untuk wilayah Nusa Tenggara Timur dan Maluku, BMKG memberikan catatan tambahan mengenai potensi angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran dan penerbangan. Fenomena ini dipicu oleh adanya bibit siklon tropis yang terpantau di sekitar perairan Indonesia, yang turut meningkatkan tinggi gelombang laut.

Imbauan Mitigasi Bencana

Kepala BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera melakukan langkah mitigasi. "Potensi curah hujan tinggi di awal Februari 2026 ini harus diwaspadai, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, daerah cekungan, dan wilayah perbukitan yang rawan longsor," tulis peringatan tersebut.

Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi cuaca real-time melalui kanal resmi BMKG dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca memburuk. Pengendara kendaraan bermotor juga diminta berhati-hati terhadap jalanan licin dan jarak pandang yang terbatas akibat hujan deras.

PENAFIAN Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya