Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang diprakirakan masih mengancam sejumlah kabupaten dan kota hingga Jumat, 3 April 2026.
Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk lonjakan akumulasi curah hujan harian di beberapa wilayah.
“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian,” kata Karina di Manado, Rabu (1/4).
BMKG menjelaskan, ancaman cuaca ekstrem di Sulawesi Utara dipicu kombinasi sejumlah faktor atmosfer dan laut. Anomali suhu permukaan laut di Laut Sulawesi yang berada pada kisaran minus 2 hingga plus 3,4 derajat Celsius dinilai berkontribusi pada penambahan massa uap air.
Tak hanya itu, nilai Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +12,5 juga disebut mendorong peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, terutama Sulawesi Utara. Kondisi ini diperkuat oleh pengaruh Gelombang Rosby Ekuatorial yang meningkatkan labilitas atmosfer, sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif pemicu hujan lebat.
Untuk Rabu (1/4), BMKG memprakirakan potensi cuaca ekstrem terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Sementara pada Kamis (2/4), wilayah yang diprediksi masih berpotensi terdampak adalah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Adapun pada Jumat (3/4), potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan kembali mengintai Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Dengan pola cuaca yang masih fluktuatif, warga di wilayah rawan diminta tidak mengabaikan peringatan dini dan mewaspadai dampak turunan seperti pohon tumbang, genangan, hingga gangguan aktivitas harian. (Ant/Z-10)
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 1 April 2026, cuaca ekstrem kembali berpotensi terjadi di 34 daerah di Jawa Tengah. Selain itu, laut pasang (rob) di perairan utara sedikit menurun
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta periode 1 April 2026.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta 1 April 2026. Waspada potensi hujan petir di Jakarta Selatan dan Timur pada sore hari. Cek detailnya!
BMKG mencatat adanya sirkulasi siklonik di perairan utara Kalimantan Barat dan Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi ini membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) di sejumlah wilayah
BMKG mencatat adanya sirkulasi siklonik di perairan utara Kalimantan Barat dan Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi ini membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) di sejumlah wilayah
Hasil pemantauan BMKG menunjukkan bahwa gelombang atmosfer tropis terpantau berada di fase netral sehingga tidak berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh terbentuknya tiga titik sirkulasi siklonik yang tersebar dari utara hingga timur wilayah Nusantara, memicu pertumbuhan awan hujan
Terjadi tanah longsor di 17 titik yang kemungkinan bertambah, terputusnya jalan penghubung antara Kampung Hegarwangi dan Kampung Tipar di Kampung Datar Jeruk.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved