Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter, Rob dan Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah Kamis 29 Januari 2026

Akhmad Safuan
29/1/2026 08:38
Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter, Rob dan Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah Kamis 29 Januari 2026
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

GELOMBANG tinggi 4 meter dan air laut pasang (rob) berlangsung di perairan Jawa Tengah Kamis (29/1), waspadai bencana hidrometeorologi karena cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 25 daerah.

Pada pagi cuaca umumnya berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata di Jawa Tengah, bahkan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 25 daerah baik itu di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jateng bagian selatan, Pantura dan Solo Raya.

Gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan Jawa Tengah dan di perairan utara 1,25-2,5 meter dibarengi air laut pasang (rob) masih berlangsung cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.

"Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah terutana saat kecepatan angin diatas 15 knot, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang dan orang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini.

Selain itu air laut pasang (rob), lanjut Retna Swasti Karini, juga kembali datang pada pukul 16.00-20.00 WIB di perairan utara dengan ketinggian maksimum 1 meter sehingga selain berdampak banjir di daerah Pantura, juga menyebabkan banjir yang saat ini masih merendam akan semakin sulit untuk surut.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati mengatakan dinamika cuaca di Jawa Tengah Kamis 29 Januari belum menunjukan perubahan yang berarti, selain hujan ringan-sedang masih berpeluang mengguyur secara merata, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di 25 daerah.

"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak dari cuaca ekstrem tersebut," ujar Farita Rachmawati.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

Sedangkan daerah lain, menurut Farita Rachmawati, berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya