Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah hingga mencapai ketinggian 4 meter berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Pada pagi cuaca di Jawa Tengah pada umumnya berawan, hujan ringan-sedang sudah mengguyur di sejumlah daerah di Pantura, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan meningkat, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi kembali terjadi di 33 daerah.
Selain air laut pasang (rob) di perairan utara, gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan dan 1,25-2,5 meter di perairan utara Jawa Tengah berisiko terhadap terhadap aktivitas pelayaran seperti ku adik ikan (nelayan), tongkang, kapal barang dan orang, terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.
"Tetap waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah ini bagi aktivitas pelayaran, apalagi juga disertai hujan badai dan kecepatan angin tinggi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila.
Sedangkan di perairan utara, lanjut Shafira Tsanyfadhila, selain gelombang tinggi masih berlangsung, juga air laut pasang dengan ketinggian maksimum 0,9 meter terjadi pada pukul 18.00-24.00 WIB, mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Pantura seperti Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati sulit untuk surut.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa mengatakan hingga Jumat (23/1) cuaca ekstrem masih berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah baik itu di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura, Jawa Tengah bagian timur dan Solo Raya, sehingga diminta warga untuk waspada bencana hidrometeorologi.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut," ujar Ferry Oktarisa Jumat (23/1).
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Ferry Oktarisa, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran dan Temanggung.
Menurut Ferry Oktarisa selain itu cuaca ekstrem juga berpotensi di Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Surakarta, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Selebihnya hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95%," tambahnya.
Gandeng BMKG, PT KAI Pantau Cuaca Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api Masa Angkutan Lebaran 2026
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Jumat 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah terutana saat kecepatan angin diatas 15 knot, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Gelombang tinggi berlangsung di perairan Jawa Tengah hingga 4 meter hingga berdampak mengganggu aktivitas pelayaran.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 17 daerah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved