Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir merata di Jawa Tengah Jumat (9/1), waspadai bencana hidrometeorologi dan juga gelombang tinggi capai 4 meter di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Sejak pagi cuaca berawan dan hujan ringan-sedang sudah mulai mengguyur sejumlah daerah di Jawa Tengah bagian timur, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan meningkat dan bahkan hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi merata di Jawa Tengah.
Meskipun air laut pasang (rob) menurun dibandingkan sebelumnya, namun gelombang tinggi di perairan selatan mencapai 2,5-4 meter dan di perairan utara Jawa Tengah 1,25-2,5 meter berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun kapal penumpang dan barang.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, sebagai dampak dari cuaca ekstrem merata di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati Jumat (9/1).
Cuaca ekstrem berpotensi merata di 36 daerah Jawa Tengah, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara dan Demak.
Menurut Farita Rachmawati cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Namun Brebes dan Tegal diguyur hujan ringan-sedang," imbuhnya.
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca, lanjut Farita Rachmawati, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto mengungkapkan selain potensi cuaca ekstrem di darat, gelombang tinggi disertai hujan dan badai juga berlangsung di perairan Jawa Tengah, bahkan di perairan selatan ketinggian mencapai 2,5-4 meter dan seluruh kawasan di perairan utara 1,25-2,5 meter.
"Kondisi ini cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran l, sehingga diminta warga beraktivitas di laut dan pesisir pantai untuk waspada gelombang tinggi yang disertai hujan badai tersebut," ujar Sediyanto. (H-2)
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia masih tinggi hingga akhir Januari 2026.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 16 perjalanan kereta api akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Nelayan diminta untuk tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca tidak memungkinkan
Masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan pegunungan diharapkan tetap memantau informasi terkini dari kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca mendadak.
CUACA ekstrem yang terjadi berhari-hari mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur di Kota Bogor. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur merata selama dua hari membuat jalan retak.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Jumat 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
Monsun Asia hingga fenomena CENS diprediksi memicu hujan lebat disertai angin kencang yang berisiko menyebabkan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian
Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah terutana saat kecepatan angin diatas 15 knot, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Prakiraan cuaca Jabodetabek 29 Januari 2026. BMKG peringatkan potensi hujan lebat di Bogor dan Depok sore ini. Waspada banjir kiriman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved