Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH daerah di Jawa Tengah diprakirakaan akan dilanda cuaca ekstrem hingga 3 hari kedepan. Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini agar tetap diwaspadai bencana hidrometeorologi menyampaikan prakiraan cuaca Jawa Tengah 21- 23 Februari 2026 mengenai potensi hujan lebat disertai angin kencang.
"Waspadai bencana hidrometeorologi karena cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi hingga Senin (23/2) besok," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sembodo, Sabtu (21/2).
Berdasarkan kondisi cuaca, lanjut Yoga Sembodo, potensi cuaca ekstrem berlangsung di Jawa Tengah berstatus siaga dan waspada. Oleh karena itu, ia mengimbau warga yang berada di pegunungan, dataran tinggi, maupun daerah alIran sungai (DAS) mengantisipasi bencana hidrometeorologi seperti longsor atau banjir.
Waspada: Banjarnegara, Temanggung, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, Sragen, Pemalang, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Tegal.
Siaga: Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Wonosobo, Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, Jepara dan Brebes.
Waspada: Wonogiri, Jepara, Demak, Batang, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Tegal dan Brebes.
Siaga: Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kebumen, Purworejo, Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, Sragen, Pemalang, Kabupaten Tegal dan Brebes.
Waspada: Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kebumen, Kabupaten Magelang, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Blora, Rembang, Demak, Kota Semarang, Kendal, Batang, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Pemalang dan Kabupaten Tegal.
Siaga: Cilacap, Banyumas, Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, Wonogiri, Jepara, Pemalang, Kabupaten Tegal dan Brebes. (H-4)
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Peningkatan signifikan muka air terjadi pascahujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (19/2) malam.
Banjir di Jakarta Barat dipicu oleh curah hujan ekstrem serta luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.
ANGIN puting beliung menerjang wilayah Comal Baru, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Kamis (19/2/2026) sore, menyebabkan kerusakan pada sejumlah lapak kios dan rumah warga.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
BMKG menegaskan kondisi cuaca pada periode Hari Raya dan Libur Idul Fitri 1447 H/2026 relatif kondusif. Namun, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved