Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun masyarakat diminta mewaspadai potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
Selain itu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat dengan status siaga di beberapa wilayah, yakni Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Hujan tersebut berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.
"Selain itu, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku," ungkap BMKG dalam keterangan resmi, Kamis (5/2).
BMKG mengingatkan bahwa dinamika atmosfer yang masih aktif dalam beberapa hari ke depan dapat memicu cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
"Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas luar ruangan maupun perjalanan darat, laut, dan udara. Kegiatan yang melibatkan banyak orang, termasuk aktivitas ibadah dan wisata, juga diimbau untuk memperhatikan perkembangan kondisi cuaca," beber BMKG.
Masyarakat juga diminta secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG, seperti laman [www.bmkg.go.id](http://www.bmkg.go.id), aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg. Informasi cuaca akan terus diperbarui mengikuti perkembangan kondisi atmosfer terkini. (H-3)
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved