Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026. Namun, BMKG mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah daerah yang perlu diwaspadai masyarakat.
BMKG menyatakan, Monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat terhadap kondisi cuaca di Indonesia, paling tidak hingga dasarian kedua Februari.
"Dalam beberapa hari ke depan, terpantau adanya pergerakan seruakan dingin (cold surge) seiring dengan penguatan Monsun Asia," ungkap BMKG dalam keterangan resmi, Selasa (10/2).
Kondisi tersebut terlihat dari nilai Indeks Surge yang diprakirakan signifikan, disertai peningkatan angin utara serta indeks CENS (Cross Equatorial Northerly Surge) yang berada pada kategori tinggi.
Oleh karena itu, BMKG menyebut potensi cuaca di wilayah Indonesia bagian selatan diprakirakan akan mengalami peningkatan yang signifikan untuk terjadinya hujan lebat.
BMKG membeberkan, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatra bagian tengah dan selatan, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta Papua. BMKG juga menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah, antara lain Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Timur, Sulawesi bagian selatan, Maluku Utara, dan Papua.
Memasuki periode 13-16 Februari 2026, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih berlanjut. Wilayah yang terdampak antara lain Jawa, Sumatra bagian barat dan selatan, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta Papua.
Selain hujan lebat, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Selatan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak lanjutan seperti banjir, tanah longsor, hingga gangguan transportasi darat, laut, dan udara.
"BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak bencana hidrometeorologi," beber BMKG.
Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG. Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui laman resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta layanan Digital Weather for Traffic (DWT) yang menyediakan prakiraan cuaca sepanjang jalur perjalanan guna mendukung keselamatan mobilitas masyarakat. (H-4)
PRAKIRAAN cuaca Batam hari ini 24 Maret 2026, didominasi cuaca lembap dan berawan. Kondisi itu berdampak pada menurunnya aktivitas masyarakat di luar ruangan.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 24 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 23 daerah dan gelombang tinggi masih berlangsung di perairan Jawa Tengah
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jabodetabek akan diguyur dengan intensitas ringan.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 23 Maret 2026, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 22 daerah dan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berlangsung di perairan utara Jawa Tengah
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved