Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Prakiraan Cuaca 2 Maret: Bibit Siklon 90S Muncul di Barat Daya Banten, Jawa hingga NTT Siaga Hujan Sangat Lebat

Media Indonesia
02/3/2026 05:28
Prakiraan Cuaca 2 Maret: Bibit Siklon 90S Muncul di Barat Daya Banten, Jawa hingga NTT Siaga Hujan Sangat Lebat
Ilustrasi(Dok BMKG)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 2 Maret 2026. Fokus utama dinamika atmosfer saat ini adalah pantauan Bibit Siklon Tropis 90S serta beberapa sistem tekanan rendah yang memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan Indonesia.

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:

Pulau Sumatra
 - Berawan/Berawan Tebal: Banda Aceh, Padang, Pekanbaru
 - Hujan Ringan: Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Tanjung Pinang, Bandar Lampung
 - Hujan Sedang: Medan

Pulau Jawa
 - Berawan: Surabaya
 - Hujan Ringan: Serang, Jakarta, Semarang
 - Hujan Sedang: Yogyakarta
 - Hujan Petir: Bandung

Pulau Bali dan Nusa Tenggara
 - Hujan Ringan: Mataram
 - Hujan Petir: Denpasar, Kupang

Pulau Kalimantan
 - Berawan: Pontianak
 - Hujan Ringan: Palangkaraya, Samarinda, Banjarmasin
 - Hujan Sedang: Tanjung Selor

Pulau Sulawesi
 - Berkabut: Kendari
 - Berawan Tebal: Gorontalo
 - Hujan Ringan: Makassar, Palu, Manado
 - Hujan Petir: Mamuju

Wilayah Timur Indonesia
 - Udara Kabur: Nabire
 - Berawan Tebal: Ambon
 - Hujan Ringan: Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, Merauke

Analisis Dinamika Atmosfer

Berdasarkan hasil analisis terkini, Bibit Siklon Tropis 90S terpantau berada di Samudra Hindia Barat Daya Banten dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara 1008 hPa (100 mB). 

Sistem ini diprediksi akan bergerak ke arah barat dengan potensi menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam ke depan masih dalam kategori rendah. Meski demikian, keberadaannya berkontribusi terhadap labilitas atmosfer di sekitarnya.

Selain itu, sistem tekanan rendah (low pressure) terpantau di Samudra Pasifik Utara Papua dan Australia bagian utara, yang membentuk jalur konvergensi (perlambatan angin) dan konfluensi (pertemuan angin) di Samudra Pasifik Utara Papua hingga perairan selatan NTT. 

Di sisi lain, sirkulasi siklonik yang berada di Laut Sulawesi turut memicu terbentuknya daerah pertemuan angin di perairan timur Kalimantan Utara. Seluruh kombinasi dinamika atmosfer ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang masif di sepanjang jalur-jalur pertemuan angin tersebut.

Peringatan Dini & Kesiapsiagaan

Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca signifikan di beberapa bagian Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:

  • Banten
  • Jawa Tengah
  • Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)

Tetaplah berhati-hati dalam beraktivitas di luar ruangan. Pastikan selalu memperbarui informasi cuaca melalui website resmi www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau melalui media sosial kami di @infobmkg. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya