Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca signifikan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (1/2).
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG memantau Bibit Siklon Tropis 90S yang diprediksi berada di Samudera Hindia barat daya Banten dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara sekitar 1005 milibar.
Dalam 24 hingga 72 jam ke depan, bibit siklon ini diperkirakan bergerak ke arah barat dan cenderung persisten, dengan potensi berkembang menjadi siklon tropis dalam kategori rendah.
Selain itu, sistem tekanan rendah terpantau berada di Samudera Pasifik utara Papua serta di Teluk Carpentaria. Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Samudera Pasifik utara Papua, perairan selatan Nusa Tenggara Timur, dan Australia bagian utara.
Sirkulasi siklonik juga terpantau di perairan utara Kalimantan Barat yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di wilayah Laut Cina Selatan.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG mengimbau peningkatan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah:
Sementara itu, potensi hujan sedang hingga lebat juga diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah lainnya.
Wilayah Barat Indonesia
Hujan petir:
Hujan sedang:
Hujan ringan:
Berawan tebal:
Udara kabur:
Hujan petir:
Hujan sedang:
Berawan tebal:
Udara kabur:
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui laman resmi bmkg.go.id dan kanal media sosial resmi BMKG.
Kewaspadaan diperlukan terutama bagi wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan angin kencang akibat potensi hujan dengan intensitas tinggi.
Sumber: Youtube BMKG.
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di 12 wilayah Sumatra Barat jelang Lebaran 2026 akibat konvergensi udara. Cek daftar wilayah dan jadwal cuaca.
BMKG rilis peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia akibat pengaruh eks-siklon tropis Nuri. Cek daftar wilayahnya.
BMKG ungkap potensi hujan lebat akibat aktivitas dua bibit siklon tropis.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved