Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang. Peristiwa tersebut memicu 22 kejadian bencana di sejumlah kecamatan. Dampak yang ditimbulkan didominasi pohon tumbang serta kerusakan atap rumah dan bangunan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Banyumas, Dwi Irawan Sukma, mengatakan bahwa ada 22 kejadian akibat cuaca ekstrem. “Sebagian sudah tertangani, namun ada yang masih dalam proses pendataan dan penanganan,” ujarnya pada Kamis (5/3).
Menurutnya, sejumlah peristiwa terjadi di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Lumbir, angin kencang menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di Desa Lumbir. Kios pupuk UD Tani Jaya Makmur serta beberapa rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap dan kanopi yang terlepas diterjang angin. Kerugian masih dalam proses penghitungan.
Selain itu, di Desa Cidora dan Karanggayam, pohon tumbang sempat menutup akses jalan nasional Wangon–Lumbir–Karangpucung. Arus lalu lintas kini telah kembali normal setelah dilakukan pembersihan.
“Di Desa Karanggayam, sedikitnya lima rumah warga tertimpa pohon, di antaranya pohon jati, asem, dan alba,” katanya.
Sedangkan di Kecamatan Cilongok, pohon tumbang terjadi di Desa Karanglo dan sempat menutup jalan nasional. Kejadian serupa juga menimpa jaringan listrik di Desa Langgongsari serta rumah warga di Desa Rancamaya, Sambirata, dan Sokawera. Sementara itu, atap SMPN 2 Cilongok di Desa Panembangan dilaporkan rusak akibat terpaan angin.
“Di Kecamatan Banyumas, pohon tumbang di kawasan Alun-Alun Banyumas, Desa Sudagaran, menimpa jaringan listrik dan internet. Penanganan telah dilakukan oleh Satlinmas setempat,” ujarnya.
Wilayah Purwokerto dan Karanglewas juga terdampak. Di Kelurahan Pasir Kidul, pohon tumbang terjadi di SDN 1 Pasir Kidul dan telah ditangani petugas pemadam kebakaran. Pohon tumbang juga menimpa rumah warga di Desa Sokawera. Di Kelurahan Purwokerto Lor, pohon tumbang sempat menutup jalan sebelum akhirnya dibersihkan. Sementara di Desa Karangkemiri dan Desa Kediri, pohon tumbang menimpa rumah warga dan tempat ibadah, termasuk Masjid Usman bin Affan, yang masih dalam proses penanganan. “Kerusakan atap rumah juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Berkoh dan Teluk, serta di Perumahan Sapphire Residence, Kelurahan Karangwangkal,” tambahnya.
Sedangkan di Kecamatan Kedungbanteng menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup luas. Sejumlah rumah di Desa Kutaliman, Kedungbanteng, Dawuhan Kulon, Baseh, Kalikesur, dan Windujaya mengalami kerusakan akibat atap rusak maupun tertimpa pohon.
Di Kecamatan Kembaran, pohon tumbang menutup jalan di Desa Bantarwuni dan telah tertangani. Di Desa Linggasari, beberapa rumah warga juga terdampak dan masih dalam proses kaji cepat. Peristiwa pohon tumbang di wilayah ini juga menyebabkan dua warga mengalami luka setelah tertimpa pohon dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.
Di Kecamatan Sumbang dan Baturraden, kejadian serupa dilaporkan terjadi di sejumlah desa, termasuk Ketenger, Kemutug Lor, Purwosari, dan Karangmangu. Sebagian besar pohon tumbang telah dibersihkan, namun pendataan kerusakan masih berlangsung.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan percepatan penanganan di lapangan. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang susulan. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan ke pemerintah desa atau BPBD,” tambahnya. (H-3)
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
PRAKIRAAN cuaca Kalimatan Tengah atau Kalteng pada 2-4 Maret 2026 menurut BMKG, masyarakat diminta waspada hujan lebat disertai angin kencang.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved