Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Tekan Harga Pemrov Jawa Tengah Gelontorkan Cabai Bersubsidi di 15 Daerah

Akhmad Safuan
25/2/2026 14:35
Tekan Harga Pemrov Jawa Tengah Gelontorkan Cabai Bersubsidi di 15 Daerah
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

GUNA menekan harga yang masih berada di atas harga acuan pemerintah (HAP) Rp57 ribu per kilogram, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Tengah gelontorkan cabai bersubsidi di 15 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Pemantauan Media Indonesia Rabu (25/2) intervensi pasar terhadap harga cabai yang masih tinggi di atas harga acuan pemerintah (HAP) Rp57 ribu per kilogram, kembali dilakukan Pemprov Jawa Tengah dengan menggelar operasi pasar khusus cabai rawit merah di berbagai daerah seharga Rp65 ribu per kilogram.

Selain sementara itu, meskipun harga cabai rawit merah telah turun di pasar tradisional di sejumlah daerah di Jawa Tengah dari sebelumnya Rp90 ribu-Rp110 ribu oernkilogram menjadi Rp70 ribu-Rp80 ribu, namun dipandang masih cukup tinggi, sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan daya beli dan mendorong terjadinya inflasi.

"Sudah turun setelah pemerintah provinsi dan daerah fejar gerakan pangan murah (GPM) dibanding sebelumnya," ujar Abdul Latif, seorang pemasok cabai di wilayah Semarang Rabu (25/2).

Bagi para pedagang cabai, ungkap Supartiningsih, pemasok cabai lainnya di Pasar MAJT Kota Semarang bahwa tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar dan banyak tanaman cabai rusak akibat intensitas hujan yang tinggi.

"Para pedagang juga tidak dapat berbuat banyak, jika belanja di petani sudah tinggi ya terpaksa dijual tinggi demikian sebaliknya," tambahnya.

Menghadapi harga cabai yang masih tinggi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah strategis, guna menekan harga yang melambung hingga 49 persen dari harga acuan pemerintah (HAP) yakni menggelontorkan cabai rawit bersubsidi di 15 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari mengatakan di pasaran harga cabai rawit merah saat ini  mencapai Rp85.000 per kilogram, sedangkan HAP maksimal yang ditetapkan adalah Rp57.000 per kilogram, sehingga Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pun memerintahkan untuk mengambil langkah strategis dengan operasi pasar.

“Menyikapi kenaikan harga cabai, khususnya cabai merah rawit pada pekan kedua Februari, kami melakukan intervensi dengan menggelontorkan subsidi cabai sebanyak 3 ton di 15 kabupaten dan kota,” ujar Dyah Lukisari.

Penggelontoran cabai rawit bersubsidi dengan harga Rp65 ribu per kilogram tersebut, ungkap Dyah Lukisari, agar daya beli masyarakat terjaga dengan daerah sasaran di daerah yakni Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Demak, Rembang, Pati, Semarang, Klaten, Tegal, Karanganyar, Jepara, Brebes, Banyumas dan Sukoharjo. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya