Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan tidak ada ruang bagi gejolak harga minyak goreng menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kepastian tersebut ditegaskan melalui pemantauan langsung rantai produksi dan distribusi Minyakita di PT SMART Tbk Surabaya, salah satu produsen utama minyak goreng nasional.
"Kami ingin memastikan bahwa suplai minyak goreng untuk wilayah Indonesia berjalan lancar, khususnya menjelang puasa kita ingin pasokannya, jumlahnya, maupun harganya stabil di masyarakat," kata Andriko dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (7/2).
Ia menegaskan, harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
"Produksi di tingkat produsen mencukupi, jadi tidak ada alasan harga naik di masyarakat,” ujar Andriko.
Andriko menjelaskan, produksi minyak goreng PT SMART Tbk yang tergabung dalam Grup Sinarmas saat ini berjalan optimal dan mampu menopang kebutuhan nasional. Itu termasuk pasokan untuk wilayah Indonesia Timur yang didistribusikan dari Surabaya.
Dengan kondisi produksi yang stabil tersebut, pemerintah optimistis pasokan dan harga minyak goreng dapat tetap terkendali selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Dalam mendukung stabilisasi pasokan dan harga, Perum Bulog juga telah menyiapkan Cadangan Minyakita dalam jumlah memadai. Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Timur Sugeng menyampaikan, stok Minyakita di Jawa Timur saat ini mencapai 2,4 juta liter.
Sebelumnya, Bulog telah menyalurkan sekitar 1,2 juta liter Minyakita melalui berbagai saluran distribusi, mulai dari pasar tradisional, Kopdes Merah Putih, ritel modern, hingga toko-toko binaan di wilayah Jawa Timur.
"Jadi harapannya dengan kesinambungan stok supply dari produsen ini, kami bisa terus memasok ke semua saluran sehingga Minyakita dapat terjangkau, apalagi saat ini kita sudah mau memasuki bulan puasa dan Idulfitri," ujarnya.
Pengawalan distribusi dan harga Minyakita juga diperkuat melalui langkah penegakan hukum. Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur Henri Noveri menegaskan, pengawasan dilakukan secara serius di bawah koordinasi Satgas Pangan Polda Jawa Timur.
"Kami pastikan, kami tidak main-main, bagi yang melanggar aturan, yang berusaha merusak harga dan melampaui batas harga yang ditentukan, kami akan lakukan tindakan secara tegas dan terukur," tegas Henri.
Sebelumnya, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan agar produsen dan distributor Minyakita yang tidak mematuhi regulasi harga untuk ditindak oleh aparat penegak hukum. “Sekarang penindakan, bukan lagi imbauan. Sekarang kami serahkan ke Dirkrimsus, Polda atau Polres masuk, tolong lacak darimana dan tindak, kalau perlu cabut izinnya,” tegasnya. (H-2)
Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) tengah melakukan kajian terhadap kemungkinan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) MinyaKita.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Pantauan di Pasar Aviari Batu Aji, Pasar Mitra Raya Batam Center, dan Pasar Sagulung menunjukkan harga minyak goreng rakyat tersebut masih berada di kisaran Rp16.000 per liter.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved