Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat pekan ini menunjukkan tren penurunan di Pasar Gedhe Klaten, sementara situasi pasar sepi di hari libur Isra Mikraj, Jumat (16/1).
Pantauan Media Indonesia di pasar tersebut, harga bahan pangan yang mengalami penurunan pasca-Natal dan Tahun Baru, terutama komoditas cabai, telur, dan daging ayam.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Pun, cabai besar turun dari Rp60.000 menjadi Rp32.000 per kg.
Kemudian, harga telur ayam ras mengalami penurunan Rp2.000 per kg, dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg, dan harga daging ayam ras turun Rp5.000 menjadi Ro32.000 per kg.
Sementara itu, harga bahan kebutuhan pokok lainnya, seperti daging sapi, bawang putih, bawang merah, gula pasir, minyak goreng, dan beras masih stabil hingga pekan ini.
Daging sapi stabil Rp125.000 per kg, bawang putih Rp33.000 per kg, bawang merah Rp40.000 per kg, gula pasir Rp17.000 per kg, minyak goreng Rp17.500 per liter, dan beras Rp14.000 per kg.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Gedhe Klaten, Sunarti, membenarkan bahwa pasca-Natal dan Tahun Baru harga sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat mengalami penurunan.
“Hari ini, saya jual telur ayam ras Rp27.500-Rp28.000 per kg. Padahal, saat liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 harga jual telur Rp30.000-Rp31.000 per kg,” katanya. (H-2)
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
"Kepada para pelaku usaha pangan, mohon harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah dapat dipedomani, khususnya selama Ramadan sampai Idulfitri."
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah melonjak drastis dari Rp100.000 menjadi Rp140.000 per kilogram. Selain karena permintaan, faktor cuaca juga berpengaruh besar.
Cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Berdasarkan pantauan di Pasar Gedhe Klaten pada Minggu (22/2), harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran telah mencapai Rp110.000 per kilogram.
Cabai besar keriting dijual seharga Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp45.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati hari ini (21/2) turun jadi Rp55.000/kg usai diguyur pasokan Kementan. Cek detail harganya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved